Selasa, 27 Januari 2026

Kisah Nenek Agnes Soka, Bertahan Hidup dari Kuli Cuci Pakaian Orang


 Kisah Nenek Agnes Soka, Bertahan Hidup dari Kuli Cuci Pakaian Orang Agnes Soka sedang duduk bersantairia di depan rumahnya. (Foto-Foto: Arahkita/VJ Chabarezy Jr)

ADALAH nenek Agnes Soka seorang janda (66) tinggal di sebuah gubuk yang sudah reyot dan bertahan hidup dengan kuli mencuci pakaian orang dari rumah ke rumah.

Meski usianya sudah tua dan sedikit mengalami gangguan jiwa musiman, semangat kerja Nenek Agnes Soka tak pernah surut, ia bersama anak perempuannya Maria Nona Linda Ndeo (35) saban hari dari rumah ke rumah menjadi kuli cuci pakaian. Mereka tidak mempunyai kebun atau lahan untuk digarap.

Suami nenek Agnes Soka sendiri meninggal pada tahun 2013 silam, mereka mempunyai dua orang anak. Anak keduanya sudah berkeluarga saat ini tinggal di pulau Adonara. Sedangkan anak pertamanya yang masih bujang saat ini tinggal bersama dengan nenek Agnes Soka.

Ketika media ini menyambangi rumahnya di Paga Mbengu Minggu (9/5/2021) nenek Agnes Soka sedang duduk bersantairia di depan rumahnya sedangkan anaknya Nona Linda lagi mencuci pakaian di rumah tetangga yang tidak jauh dari rumah mereka.

397e37d8-5330-4555-877f-f3e5718f8737

Putri Nenek Agnes Soka, Nona Linda lagi mencuci pakaian di rumah tetangga yang tidak jauh dari rumah mereka.

Nenek Agnes Soka kepada media ini mengatakan bahwa setiap hari ia bersama anaknya pergi kuli cuci pakayan orang dari rumah ke rumah. Uang yang didapat dari mencuci pakaian digunakan untuk membeli makan minum dan kebutuhan pokok lainnya.

"Tiap hari saya dengan anak Linda pergi kuli cuci orang punya pakayan. Kadang mereka datang panggil kami dirumah tapi kadang kadang saya yang pergi ambil pakaian kotor untuk kami cuci di rumah ini. Satu kali kami cuci mereka biasa kasih kami uang Rp20.000, ada yang lain kasih beras, kopi gula, sayur dan makanan lainnya kami terima saja,"ungkap nenek Agnes Soka.

Rumahnya yang mereka tempati saat ini sudah mulai rusak atap sengnya banyak yang sudah bocor, dindingnya terbuat dari  bilah bambu (halar)mulai lapuk termakan rayap, lantainya dari tanah kondisinya sangat memprihatikan.

0cb10726-6a01-4904-a7e2-b0d8051ae627

Rumah ini merupakan bantuan dari pemerintah pada tahun 1999 silam, dan saat ini tidak layak lagi untuk ditempati.

Rumah ini pun merupakan bantuan dari pemerintah pada tahun 1999 silam, dan saat ini tidak layak lagi untuk ditempati. Nenek Agnes Soka berharap semoga pemerintah bisa memperhatikan kondisi rumah mereka. Atau ada kepedulian dan empati dari para pihak untuk bisa membantu memperbaiki rumah mereka agar layak untuk mereka tinggal.

f320e75f-9762-4a87-84be-767700e70743

 

Reporter: VJ Chabarezy Jr

Editor : Farida Denura
Reporter : VJ Chabarezy Jr

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Feature Terbaru