Loading
Penyelenggara Bimas Katolik Kankemenag Kota Depok, menyampaikan paket sembako kepada masyarakat (Foto-Foto: Dokpri)
HARI Ulang Tahun ke-76 Tahun Kemerdekaan RI, diperingati secara sederhana dan simpatik, di tengah hinggapan kabut pandemi COVID-19. Meski Negara masih diselimuti perjuangan menghadapi virus Corona, masyarakat pun terus memupuk sikap berbela rasa kepada sesamanya yang mungkin mengalami himpitan ekonomi yang lebih berat.
Masyarakat Depok, misalnya. Pemda, warga, komunitas, maupun perorangan, terus menggaungkan semangat kesetiakawanan sosial, dengan memberikan bantuan berupa sembako dan ungkapan kasih lain, sekedar mengurangi beban ekonomi warga yang terimbas dampak pandemi.
Salah satunya, yang dilakukan Penyelenggara Bimas Katolik Kantor Kementerian Agama Kota Depok, Irawan Edi Sutrisno S.Pd,MM. Peringatan HUT RI kali ini, dirayakannya dengan memberikan sembako kepada warga Depok yang membutuhkan. Terlihat di Senin (16/8/2021) pagi itu, ia memberikan bantuan sembako kepada 25 orang pengemudi Grabike Koa Depok. Tak Cuma itu, 6 orang pemulung, pengamen, anak yatim, dan tuna wisma, juga mendapatkan berkah dari kemurahannya. Total 55 paket sembako diberikan dari dana pribadi dan rekannya yang lain.
Baca juga:
Keren Siswi BPK PENABUR Jakarta, Pemain Orkestra Iringi Detik-detik Proklamasi HUT ke-76 RIKelompok panti asuhan pun, menjadi perhatiannya. Terlihat di moment 17-an, ia memberikan tanda kasih kepada para penghuni Panti Asuhan Fajar Baru Mekarsari Cimanggis Depok. Bantuan yang diberikan berupa sembako Perlengkapan mandi Pembersih pakaian/piring/lantai dan makanan Ringan. Ia berharap perhatian ini menjadi inspirasi masyarakat Kota Depok untuk membantu meringankan beban sesame ditengah masa pandemic yang masih menghimpit sampai sekarang ini.
Selain perorangan, terlihat kelompok warga juga memberikan perhatiannya. Misalnya yang dilakukan warga RW 06, Kelurahan Sukatani Depok. Mereka mempunyai gerakan swadaya berbagi di tengah pandemi COVID-19. Mereka menyiapkan bantuan berupa kebutuhan logistik untuk meringankan beban warga yang menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah.
Ketua RW 06 Kelurahan Sukatani, Samsudin Aloy mengatakan, awal tercetusnya gerakan swadaya ini karena banyaknya warga yang melakukan isoman. Itu dikarenakan ketersediaan ruang isolasi di Makara UI dan Rumah Sakit (RS) penuh. Dan kebetulan bantuan sosial yang dibagikan pemerintah belum semua warga mendapatkan karena dibagikan secara bertahap, Lanjut dia, menindaklanjuti hal tersebut, pihaknya menyiapkan sejumlah logistik khususnya bagi warga isoman. Antara lain sembako, swab test, oksimeter, Alat Pelindung Diri (APD) dan juga ambulans warga. "Kami juga menyiapkan lima tabung oksigen di posko. Lalu saya minta tiap RT punya tabung oksigen," kata Samsudin.
Diungkapkannya, selama ini pihaknya juga ikut membantu beberapa RW lain di Kelurahan Sukatani, dan Sukamaju Baru. Dari total 206 warga yang terkonfirmasi dengan gejala ringan dan berat untuk logistiknya 100 persen di tanggung gerakan ini.Selain itu, sambungnya, untuk tabung oksigen sudah 20 orang lebih yang memanfaatkan, baik dari di wilayah RW 06 maupun dari luar wilayah RW 06.