Loading
Ledakan dan Kebakaran Bar di Resor Ski Swiss Tewaskan Sedikitnya 10 Orang. (Ilustrasi Foto: Pixabay)
CRANS-MONTANA, ARAHKITA.COM - Sebuah bar di kota resor ski Crans-Montana, Swiss, dilanda kebakaran hebat yang dipicu ledakan pada malam Tahun Baru, menewaskan sedikitnya 10 orang. Kepolisian setempat menyampaikan informasi tersebut pada Kamis, 1 Januari.
Selain korban meninggal, sekitar 10 orang lainnya mengalami luka-luka, dengan beberapa korban dilaporkan berada dalam kondisi serius. Polisi Swiss menyebutkan bahwa insiden tersebut tidak dianggap sebagai aksi terorisme, meski dipicu oleh ledakan.
Ledakan terjadi sekitar pukul 01.30 waktu setempat di Le Constellation Bar and Lounge, sebuah tempat hiburan dua lantai yang saat kejadian dipenuhi lebih dari 100 pengunjung. Penyebab pasti ledakan masih dalam penyelidikan.
Seorang tenaga medis menyebutkan bahwa puluhan orang mengalami luka bakar akibat peristiwa tersebut. Aparat kepolisian, pemadam kebakaran, serta tim medis darurat langsung dikerahkan ke lokasi kejadian. Sejumlah helikopter turut dilibatkan dalam proses evakuasi dan penyelamatan korban.
Hingga Kamis pagi, dilansir Antara dari Sky News, operasi tanggap darurat masih berlangsung. Polisi menutup total area di sekitar lokasi kejadian dan memberlakukan zona larangan terbang sementara guna memperlancar proses penyelamatan.
Seorang dokter dari layanan ambulans udara Swiss mengatakan kepada stasiun televisi RTS bahwa rumah sakit terdekat kewalahan menangani banyaknya korban luka bakar yang membutuhkan perawatan intensif.
Pihak berwenang juga membuka nomor telepon khusus bagi keluarga dan kerabat yang mencari informasi mengenai orang-orang yang berada di kawasan resor Valais pada malam kejadian.
Baca juga:
Kebakaran Maut di Resor Ski Swiss, Puluhan Tewas dan Ratusan Luka saat Perayaan Tahun BaruSementara itu, beredar laporan di media sosial yang menyebutkan kemungkinan penggunaan perangkat piroteknik saat konser di lokasi sebagai pemicu ledakan. Namun, polisi menyatakan informasi tersebut masih belum diverifikasi.
Otoritas setempat dijadwalkan menggelar konferensi pers pada Kamis pukul 10.00 waktu setempat untuk memberikan penjelasan lebih lanjut terkait kronologi dan penyebab insiden.