Selasa, 27 Januari 2026

Kamboja Tangkap 75 Tersangka Penipuan Daring dalam Razia di Phnom Penh


 Kamboja Tangkap 75 Tersangka Penipuan Daring dalam Razia di Phnom Penh Foto ilustrasi Judi online: Pixabay

PHNOM PENH, ARAHKITA.COM - Otoritas Kamboja menangkap 75 orang yang diduga terlibat dalam praktik penipuan daring dalam operasi penertiban terbaru di ibu kota Phnom Penh. Para tersangka diamankan dalam razia yang digelar pada Jumat (16/1) di sejumlah hotel dan guesthouse.

Dalam siaran pers resmi, pihak berwenang menyebut para tersangka diduga menjalankan aktivitas penipuan siber sekaligus tinggal secara ilegal di wilayah Kerajaan Kamboja. Seluruh pelaku kini menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut oleh aparat penegak hukum setempat.

Pemerintah Kamboja menegaskan komitmennya untuk menindak tegas kejahatan siber. Otoritas menyatakan akan mengambil langkah hukum paling keras terhadap seluruh pihak yang terlibat, termasuk para dalang di balik jaringan penipuan daring tersebut, tanpa pengecualian.

Perdana Menteri Kamboja Hun Manet sebelumnya menegaskan bahwa pemberantasan penipuan siber menjadi salah satu prioritas utama pemerintah. Dalam pesan khusus yang disampaikan pada Selasa (13/1), Hun Manet menyatakan bahwa kejahatan siber merupakan ancaman serius terhadap keamanan dan ketenangan hidup masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah telah menerapkan berbagai langkah strategis untuk menanggulangi penipuan daring, dan sejumlah hasil positif telah dicapai dalam beberapa waktu terakhir. Upaya tersebut mencakup penindakan hukum, peningkatan pengawasan, serta kerja sama lintas lembaga.

Hun Manet, dilansir Antara, juga mengajak seluruh otoritas di berbagai tingkatan, serta masyarakat dari berbagai lapisan, untuk bersatu melawan penipuan daring. Menurutnya, keberhasilan pemberantasan kejahatan siber sangat penting untuk memulihkan citra Kamboja di mata internasional dan menjaga stabilitas nasional.

 

Editor : Lintang Rowe

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Internasional Terbaru