Senin, 26 Januari 2026

Menlu Afghanistan dan PBB Bahas Proses Doha, Dorong Penguatan Kerja Sama Internasional


 Menlu Afghanistan dan PBB Bahas Proses Doha, Dorong Penguatan Kerja Sama Internasional Arsip - Anak-anak bekerja di pabrik tempat pembakaran batu bata di pinggiran distrik Deh Sabz, Kabul, Afghanistan (28/9/2024). (Xinhua/Saifurahman Safi)

MOSKOW, ARAHKITA.COM - Menteri Luar Negeri Afghanistan Amir Khan Muttaqi menggelar pertemuan dengan Wakil Sekretaris Jenderal PBB untuk Urusan Politik dan Pembangunan Perdamaian, Rosemary DiCarlo, yang melakukan kunjungan resmi ke Kabul pada Sabtu (24/1/2026). Pertemuan ini membahas perkembangan terbaru Proses Doha serta langkah memperkuat hubungan Afghanistan dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Dalam pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri Afghanistan, kedua pihak sepakat meningkatkan koordinasi dan kerja sama, termasuk memperdalam konsultasi terkait implementasi Proses Doha sebagai kerangka dialog internasional dengan Afghanistan.

"Kami menyampaikan kondisi politik dan keamanan terkini, upaya stabilisasi ekonomi, serta pengelolaan kepulangan para migran,” ujar Amir Khan Muttaqi, dikutip dari pernyataan Kementerian Luar Negeri Afghanistan, seperti yang dikutip dari Antara.

Muttaqi menilai sejumlah kebijakan yang diambil pemerintahnya belakangan ini menunjukkan perkembangan positif dan diharapkan dapat memperkuat kepercayaan komunitas internasional terhadap Afghanistan.

Selain itu, Afghanistan dan PBB juga menyatakan komitmen untuk meningkatkan intensitas komunikasi dan memperluas kerja sama di masa mendatang, khususnya dalam isu pembangunan perdamaian dan stabilitas nasional.

Proses Doha dan Agenda Internasional

Proses Doha yang dipimpin PBB merupakan mekanisme keterlibatan bertahap komunitas internasional dengan Afghanistan. Inisiatif ini bertujuan mendorong penerapan tata kelola pemerintahan yang lebih inklusif, penghormatan terhadap hak perempuan dan anak perempuan, serta penegakan hak asasi manusia secara menyeluruh.

Selain aspek politik dan sosial, Proses Doha juga menekankan pentingnya penguatan upaya pemberantasan terorisme dan peredaran narkotika. Sebagai bagian dari pendekatan bertahap tersebut, komunitas internasional membuka peluang pelonggaran sanksi untuk membantu Afghanistan kembali terintegrasi dengan dunia internasional.

Editor : Patricia Aurelia

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Internasional Terbaru