Iran Bantah Klaim Media Barat: Kesepakatan dengan AS Belum Difinalisasi


 Iran Bantah Klaim Media Barat: Kesepakatan dengan AS Belum Difinalisasi Ilustrasi Amerika Serikat dan Iran. /ANTARA/Anadolu/py.

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Iran menegaskan bahwa rancangan nota kesepahaman (MoU) dengan Amerika Serikat (AS) terkait negosiasi gencatan senjata dan isu nuklir belum difinalisasi, sekaligus membantah laporan sejumlah media Barat yang menyebut kesepakatan telah selesai.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh sumber yang dekat dengan tim negosiasi Iran kepada kantor berita semi-resmi Tasnim News Agency, Kamis (28/5/2026).

Sumber tersebut menegaskan bahwa laporan yang menyebut teks kesepakatan sudah rampung dan hanya menunggu pengumuman resmi tidak mencerminkan kondisi sebenarnya.

“Tekst tersebut belum difinalisasi,” ujar sumber itu sebagaimana dikutip Tasnim.

Ia juga menambahkan bahwa Iran belum menyampaikan kepada mediator Pakistan bahwa draf kesepakatan telah selesai disusun. Jika nantinya kesepakatan benar-benar rampung, Iran akan menyampaikannya melalui jalur resmi kepada mediator dan publik.

“Sampai saat itu, setiap narasi dari sumber-sumber Barat yang mengklaim persoalan ini telah final tidak dapat dipercaya,” tegasnya.

Sebelumnya, situs berita Axios melaporkan bahwa negosiator Amerika Serikat dan Iran telah mencapai kesepakatan awal terkait perpanjangan gencatan senjata selama 60 hari serta kerangka pembicaraan nuklir.

Namun laporan tersebut juga menyebut Presiden AS Donald Trump belum memberikan persetujuan akhir terhadap nota kesepahaman tersebut.

Meski sebagian besar syarat disebut telah disepakati, proses finalisasi masih menunggu keputusan politik di tingkat tertinggi kedua negara.

Situasi ini menunjukkan bahwa proses negosiasi antara Iran dan AS masih berlangsung dan belum mencapai tahap akhir. Perbedaan narasi antara pihak Iran dan laporan media Barat menambah ketidakpastian terkait perkembangan kesepakatan tersebut.

 

Editor : Patricia Aurelia

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Internasional Terbaru