Kamis, 13 Agustus 2026

Gempa Kolombia, 188 Orang di Valle del Cauca Dilaporkan Hilang


 Gempa Kolombia, 188 Orang di Valle del Cauca Dilaporkan Hilang Sebuah kendaraan roda empat ringsek tertimpa tembok bangunan yang roboh setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,8 mengguncang Kolombia, menewaskan setidaknya 18 orang dan menyebabkan kerusakan di Pereira, Kolombia, Senin (10/8/2026). ANTARA/Anadolu Agency/Alexis Munera/aa.

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Gempa bumi kuat mengguncang Kolombia dan memicu situasi darurat di sejumlah wilayah. Hingga Selasa (11/8/2026), sedikitnya 188 orang di Departemen Valle del Cauca dilaporkan hilang.

Presiden Kolombia Abelardo de la Espriella telah mengonfirmasi laporan tersebut, sebagaimana diberitakan media lokal BluRadio.

Di tengah upaya pencarian korban, kondisi di sejumlah wilayah terdampak masih terus dipantau. Tim penyelamat dikerahkan untuk mencari warga yang kemungkinan masih terjebak maupun belum diketahui keberadaannya.

Ratusan Warga Cali Mendapat Perawatan

Dampak gempa juga terasa kuat di Kota Cali. Sedikitnya 883 orang dilaporkan mencari pertolongan medis setelah gempa mengguncang wilayah tersebut.

Sekretaris Kesehatan Kota Cali, German Escobar, mengatakan ratusan korban saat ini mendapat perawatan di jaringan rumah sakit.

“883 orang yang terluka sedang dirawat di jaringan rumah sakit,” kata Escobar melalui platform X.

Namun, penanganan korban menghadapi tantangan. Tiga fasilitas kesehatan di Cali terpaksa ditutup karena mengalami kerusakan pada bagian infrastrukturnya.

Kondisi tersebut membuat pelayanan kesehatan di wilayah terdampak harus disesuaikan dengan kapasitas fasilitas yang masih dapat beroperasi.

Gempa 7,4 Magnitudo Guncang Wilayah Barat Kolombia

Gempa berkekuatan magnitudo 7,4 terjadi pada Senin pagi, 10 Agustus 2026. Pusat gempa dilaporkan berada di dekat San José del Palmar, Departemen Chocó, di wilayah barat Kolombia.

Guncangan kemudian terasa di berbagai wilayah Kolombia, termasuk sejumlah kota besar. Getaran juga dilaporkan dirasakan hingga negara-negara tetangga.

Laporan awal dari sejumlah media internasional menyebut gempa ini menimbulkan kerusakan luas pada bangunan dan infrastruktur. Operasi pencarian dan penyelamatan pun terus berlangsung di sejumlah wilayah yang terdampak dilansir Antara.

Korban Tewas dan Luka Terus Didata

Jumlah korban akibat gempa masih dalam proses pendataan. Dalam laporan yang menjadi dasar berita ini, korban meninggal dunia telah mencapai 132 orang, sementara lebih dari 800 orang mengalami luka-luka.

Angka tersebut berpotensi berubah seiring berlangsungnya proses evakuasi, pencarian korban, serta pendataan di daerah-daerah yang aksesnya masih mengalami gangguan.

Reuters sebelumnya melaporkan sedikitnya 111 orang meninggal dunia, sementara sejumlah media lokal menyebut angka korban tewas telah mencapai 132 orang. Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa proses verifikasi dan pembaruan data masih berlangsung.

Pemerintah Kolombia kini memprioritaskan pencarian korban, penanganan warga yang terluka, serta pemulihan fasilitas publik yang terdampak gempa.

Dengan masih berlangsungnya operasi penyelamatan, perhatian kini tertuju pada warga yang belum ditemukan, termasuk 188 orang yang dilaporkan hilang di Valle del Cauca.

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Internasional Terbaru