Kamis, 22 Januari 2026

Putin Minta Maaf atas Kecelakaan Azerbajian Airlines, Namun tidak Akui Kemungkinan Moskow Bertanggung Jawab


 Putin Minta Maaf atas Kecelakaan Azerbajian Airlines, Namun tidak Akui Kemungkinan Moskow Bertanggung Jawab Putin meminta maaf atas jatuhnya Azerbaijan Airlines. (Kompas.id)

JAKARTA, ARAHKITA.COM - Presiden Rusia Vladimir Putin meminta maaf kepada mitranya dari Azerbaijan atas kecelakaan pesawat di wilayah udara Rusia yang menewaskan puluhan orang, tetapi ia tidak mengakui kemungkinan tanggung jawab Moskow atas insiden tersebut meskipun ada banyak bukti yang ditemukan.

Komentar Putin, dilaporkan The Independent, telah menyebabkan pemerintah Inggris menuntut penyelidikan independen atas insiden tersebut.

Penerbangan J2-8243 jatuh pada hari Rabu (25/12) di dekat kota Aktau di Kazakhstan setelah dialihkan dari Rusia selatan, tempat pesawat nirawak Ukraina dilaporkan menyerang beberapa kota. Setidaknya 38 orang tewas dalam kecelakaan itu sementara 29 orang selamat.

Pesawat itu terbang dari ibu kota Azerbaijan, Baku, ke Grozny ketika berbelok ke Kazakhstan, ratusan mil melintasi Laut Kaspia dari tujuan yang dituju, dan jatuh saat mencoba mendarat.

AS telah menduga Rusia bertanggung jawab atas jatuhnya pesawat itu, sementara sumber di Azerbaijan mengklaim rudal pertahanan udara Rusia mengenai pesawat itu. Ukraina juga mengatakan bukti "sangat menunjukkan" kesalahan Rusia.

Pernyataan resmi Kremlin yang dikeluarkan pada hari Sabtu mengatakan sistem pertahanan udara menembak dekat bandara Grozny saat pesawat itu "berulang kali" mencoba mendarat di sana, tetapi tidak secara eksplisit mengatakan salah satu dari rudal itu mengenai pesawat.

"Vladimir Putin meminta maaf atas insiden tragis yang terjadi di wilayah udara Rusia dan sekali lagi menyampaikan belasungkawa yang dalam dan tulus kepada keluarga korban dan berharap pemulihan yang cepat bagi yang terluka," kata pernyataan itu.

Pernyataan itu juga mengatakan Rusia telah meluncurkan penyelidikan kriminal atas insiden itu, dan jaksa penuntut negara Azerbaijan telah tiba di Grozny untuk berpartisipasi.

Editor : Lintang Rowe

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Internasional Terbaru