Loading
Sesuai tradisi, asap putih nantinya menjadi pertanda terpilihnya Paus baru. (Strategi.id)
VATIKAN, ARAHKITA.COM - Setelah Paus Fransiskus dimakamkan, semua mata kini tertuju pada konklaf, pertemuan rahasia para kardinal yang akan diadakan dalam beberapa hari untuk memilih pemimpin baru Gereja Katolik.
Senin pagi waktu setempat, dilansir CNA, para kardinal akan mengadakan pertemuan umum kelima mereka sejak wafatnya Paus, di mana mereka diharapkan untuk mengumumkan tanggal konklaf.
Diselenggarakan di balik pintu terkunci di Kapel Sistina yang dihiasi fresko, pemilihan seorang Paus telah menjadi subjek daya tarik publik selama berabad-abad.
Para kardinal-elektor akan memberikan empat suara sehari hingga satu kandidat memperoleh mayoritas dua pertiga, hasil yang disiarkan ke seluruh dunia yang menunggu dengan membakar kertas-kertas yang mengeluarkan asap putih.
Kardinal Luksemburg Jean-Claude Hollerich mengatakan minggu lalu bahwa ia memperkirakan konklaf akan berlangsung pada tanggal 5 atau 6 Mei - tak lama setelah sembilan hari berkabung Paus, yang berakhir pada tanggal 4 Mei.
Kardinal Jerman Reinhard Marx mengatakan kepada wartawan pada hari Sabtu bahwa konklaf akan berlangsung hanya beberapa hari.
Pemakaman Paus Fransiskus
Bersama para pemimpin dunia dan para raja, sekitar 400.000 orang hadir di upacara pemakaman Fransiskus (26/4).
Kerumunan orang yang datang menjadi bukti popularitas Fransiskus, seorang reformis energik yang memperjuangkan kaum termiskin dan paling rentan di dunia.
Banyak dari mereka yang berduka atas mendiang Paus, yang meninggal pada hari Senin di usia 88 tahun. Mereka mengungkapkan kecemasan tentang siapa yang akan menggantikannya.
"Ia akhirnya mengubah Gereja menjadi sesuatu yang lebih normal, lebih manusiawi," kata Romina Cacciatore, 48 tahun, seorang penerjemah Argentina yang tinggal di Italia.
"Saya khawatir tentang apa yang akan terjadi selanjutnya," ujarnya.
Pemakaman Fransiskus diadakan di Lapangan Santo Petrus di bawah sinar matahari musim semi yang cerah, perpaduan antara upacara khidmat dan curahan emosi untuk paus pertama Amerika Latin tersebut.
Lebih banyak orang diperkirakan akan hadir pada hari Minggu dan seterusnya, ketika masyarakat dapat mulai mengunjungi makam marmernya yang sederhana di basilika Santa Maria Maggiore, gereja favoritnya di Roma.
Fransiskus dimakamkan di ceruk gereja, menjadi paus pertama dalam lebih dari satu abad yang dimakamkan di luar Vatikan.