Kamis, 17 September 2026

1.500 Warga Gaza Alami Kebutaan dan Ribuan lainnya Terancam Buta


 1.500 Warga Gaza Alami Kebutaan dan Ribuan lainnya Terancam Buta 1.500 Warga Gaza Alami Kebutaan. (Foto ilustrasi Antaranews)

GAZA, ARAHKITA.COM – Sistem layanan kesehatan mata di Jalur Gaza berada di ambang kehancuran akibat serangan militer Israel yang tak kunjung berhenti. Data medis terbaru mencatat setidaknya 1.500 warga Gaza telah mengalami kebutaan, sementara lebih dari 4.000 orang lainnya terancam kehilangan penglihatan.

Para dokter di Gaza melaporkan bahwa konflik yang terus berlangsung telah melumpuhkan layanan operasi mata, termasuk perawatan untuk retina, retinopati diabetik, dan cedera akibat trauma.

Rumah Sakit Mata di Kota Gaza, satu-satunya fasilitas bedah mata utama di wilayah tersebut, kini hanya mengandalkan tiga gunting bedah yang digunakan secara bergantian. Kondisi ini memperbesar risiko komplikasi serius dan bahkan kematian pasien.

Pasokan medis penting seperti asam hialuronat dan benang bedah juga hampir habis. Banyak pasien, terutama korban serangan udara membutuhkan operasi segera, namun terhambat oleh keterbatasan alat dan obat-obatan.

 

"Tanpa obat-obatan itu, pengobatan tidak mungkin dilakukan," kata staf medis dilansir Antara, seraya  memperingatkan bahwa tanpa intervensi internasional segera untuk memasok persediaan dan peralatan darurat, rumah sakit sama sekali tidak akan mampu melakukan operasi mata apa pun.

Editor : Lintang Rowe

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Internasional Terbaru