Loading
Ilustrasi ayam beku (Gemini AI)
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Makanan beku memang menjadi solusi praktis untuk penyimpanan jangka panjang. Selain lebih tahan lama, cara ini juga membantu menjaga kualitas dan kandungan nutrisi. Namun, tidak semua bahan makanan aman langsung dimasak dalam kondisi beku.
Sejumlah ahli gizi mengingatkan bahwa kebiasaan memasak makanan tanpa proses pencairan (thawing) bisa menimbulkan risiko kesehatan hingga menurunkan kualitas masakan.
Ditulis laman Eating Well, Minggu (22/3/2026) waktu setempat ahli diet kuliner, Sharniquia White, menjelaskan bahwa daging seperti ayam dan babi sebaiknya tidak langsung dimasak saat masih beku.
“Memasak ayam beku dapat menghasilkan kematangan yang tidak merata. Bagian luar mungkin terlihat matang, tetapi bagian dalamnya bisa saja masih mentah,” ujarnya.
Kondisi tersebut berisiko meningkatkan paparan bakteri berbahaya seperti Salmonella jika suhu internal tidak tercapai dengan baik.
Pendapat serupa disampaikan oleh ahli diet Laura M. Ali. Ia menambahkan bahwa memasak daging beku juga dapat memengaruhi tekstur.
“Daging yang dimasak langsung dari kondisi beku cenderung menjadi lebih keras dan kurang nikmat,” katanya.
Ia juga mengingatkan bahaya memasak daging beku menggunakan slow cooker tanpa dicairkan terlebih dahulu. Menurutnya, suhu makanan bisa terlalu lama berada di zona berbahaya yang memicu pertumbuhan bakteri penyebab penyakit.
Untuk itu, para ahli merekomendasikan mencairkan daging di dalam lemari es sebelum dimasak. Selain itu, penting memastikan suhu internal makanan telah mencapai tingkat aman. Ayam misalnya, harus dimasak hingga suhu minimal 73,8 derajat Celcius, sementara daging babi minimal 62,7 derajat Celcius dan didiamkan beberapa menit sebelum dikonsumsi.
Tak hanya daging, makanan lain seperti casserole atau lasagna beku juga sebaiknya tidak langsung dipanggang. White menjelaskan bahwa memasak dalam kondisi beku bisa membuat bagian luar matang lebih cepat, sementara bagian tengah masih dingin.
“Anda mungkin melihat bagian atasnya sudah renyah, tetapi bagian dalamnya belum panas secara merata,” jelasnya.
Sayuran pun tidak luput dari perhatian. Beberapa jenis sayuran lunak seperti tomat dan sayuran hijau bisa kehilangan tekstur jika dimasak langsung dari freezer.
“Perubahan suhu yang mendadak dapat merusak struktur sel sayuran, sehingga menjadi lembek dan berair,” kata Ali.
Sebagai solusi, sayuran sebaiknya dicairkan terlebih dahulu, lalu ditiriskan untuk mengurangi kelebihan cairan sebelum dimasak.
Selain itu, penting untuk tidak mencairkan makanan di suhu ruangan karena dapat mempercepat pertumbuhan bakteri. Proses pencairan yang aman sebaiknya dilakukan di dalam lemari es.
Dengan memperhatikan cara pengolahan yang tepat, makanan beku tetap bisa menjadi pilihan praktis sekaligus aman untuk dikonsumsi sehari-hari.