Loading
Kalkulator Masa Subur adalah salah satu metode penghitungan yang dapat dicoba. (Go Dok)
HAMPIR seluruh pasangan yang baru menikah pasti menginginkan kehadiran momongan untuk menceriakan kehidupan mereka. Nah, jika Anda salah satunya, yuk persiapkan diri Anda dengan melakukan hubungan seksual tepat di masa subur.
Mengapa? Pasalnya ini adalah keadaan di mana sel telur sedang berovulasi, tentu kesempatan Anda untuk hamil menjadi jauh lebih besar. Lalu, bagaimana sih cara hitung masa subur yang tepat? Hampir seluruh pasangan yang baru menikah pasti menginginkan kehadiran momongan untuk menceriakan kehidupan mereka.
Nah, jika Anda salah satunya, yuk persiapkan diri Anda dengan melakukan hubungan seksual tepat di masa subur. Mengapa? Pasalnya ini adalah keadaan di mana sel telur sedang berovulasi, tentu kesempatan Anda untuk hamil menjadi jauh lebih besar.
Lalu, bagaimana sih cara hitung masa subur yang tepat?
Jadwal Menstruasi
Anda baiknya sebagai seorang wanita Anda mengetahui jadwal menstruasi Anda. Sebab, masa menstruasi merupakan patokan bagi Anda untuk mengetahui masa subur.
Menstruasi dialami oleh seorang wanita sejak remaja hingga pada saatnya mengalami menopause. Biasanya, siklus ini akan terulang selama 28 hari hingga 32 hari dalam satu siklus. Selama masih mengalami menstruasi, maka seorang wanita masih memilki kesempatan untuk mengandung janin. Jadi, catatlah tanggal rutin Anda menstruasi setiap bulannya, ya!
Baca juga:
Buah Ini Bisa Sebabkan SembelitHitung Masa Subur
kalkulator masa subur adalah salah satu metode penghitungan yang dapat dicoba. Wanita dengan siklus haid 28 hari, memiliki masa subur pada hari ke-12 hingga hari ke-15 setelah menstruasi di hari pertama. Lebih spesifik lagi, ovulasi diperkirakan akan terjadi di hari ke 14 sejak tanggal pertama Anda menstruasi.
Pada masa subur, kemungkinan besar sel telur Anda telah matang dan dilepaskan menuju tuba falopi, sehingga siap untuk dibuahi oleh sperma. Tak heran jika selama masa subur, Anda dan pasangan sangat diminta untuk secara sering melakukan hubungan seksual, guna memperbesar kesempatan terjadinya kehamilan.
Perlu diingat bahwa meskipun seringkali akurat, perhitungan ini tetap belum pasti. Untuk lebih pasti, Anda dapat menggunakan indikator ovulasi yang bisa dibeli pada apotik terdekat.
Kenali tanda-tanda ovulasi
Setelah memperkirakan masa ovulasi melalui perhitungan di atas, Anda juga bisa mengenali gejala-gejala terjadinya ovulasi.
Pada masa ini, umumnya vagina Anda akan menjadi lebih basah dan licin dibandingkan biasanya. Hal ini terjadi karena adanya cairan yang dikeluarkan oleh leher rahim Anda, guna mempermudah sel sperma untuk mencapai sel telur.
Tak hanya itu, hormon progesteron yang diproduksi tubuh saat berovulasi juga akan meningkatkan suhu tubuh Anda sekitar 0,2 – 0,5 derajat Celcius. Amatilah kondisi ini, dan sebaiknya lakukan hubungan seksual secara rutin sebelum suhu tubuh meningkat.
Posisi serviks juga harus diamati. Pasalnya, ketika berovulasi, serviks akan menjadi lebih lembut dan mudah terbuka. Cek hal ini dengan memasukkan salah satu jari Anda ke dalam vagina untuk merasakan kelembutannya.
Buatlah jadwal masa subur
Cara hitung masa subur yang terakhir adalah dengan membuat jadwal pribadi. Setelah mengetahui cara perhitungan dan tanda-tandanya, maka Anda akan dapat membuat jadwal masa subur dengan teknik berikut :
· Tandai tanggal hari pertama dan terakhir Anda menstruasi di kalender.
· Lingkari hari ketujuh setelah menstruasi, yang merupakan hari pertama masa subur Anda.
· Lalu tandai pula 12 – 14 hari sesudahnya, karena itulah selama itulah masa subur Anda akan berlangsung.
· Dan jangan lupa untuk juga memperhatikan tanda-tandanya.
. Setelah memastikan masa subur, kemungkinan besar Anda bisa segera hamil dengan cepat. Jika sudah positif hamil, jaga selalu asupan nutrisinya untuk menjamin kesehatan ibu hamil berikut janin di dalam kandungan. Semoga bermanfaat!