Jumat, 16 Januari 2026

Terlalu Lama Main Gim Bisa Ganggu Pola Makan dan Picu Risiko Obesitas pada Anak Muda


 Terlalu Lama Main Gim Bisa Ganggu Pola Makan dan Picu Risiko Obesitas pada Anak Muda Ilustrasi seorang anak sedang bermain gim. (Antara)

SYDNEY, ARAHKITA.COM - Sebuah penelitian terbaru dari Australia mengungkap bahwa kebiasaan bermain gim video lebih dari 10 jam dalam sepekan dapat berdampak signifikan terhadap pola makan, kualitas tidur, hingga berat badan anak muda. Temuan ini menyoroti risiko kesehatan yang muncul ketika aktivitas bermain gim dilakukan secara berlebihan.

Riset tersebut dipimpin oleh Curtin University dan dipublikasikan dalam jurnal Nutrition. Penelitian ini melibatkan 317 mahasiswa dari lima universitas di Australia dengan usia median 20 tahun, sebagaimana disampaikan dalam keterangan resmi Curtin University, Kamis (15/1/2026).

Dalam studi ini, peserta dikelompokkan berdasarkan durasi bermain gim per pekan, yakni pemain rendah (0–5 jam), pemain moderat (5–10 jam), dan pemain tinggi (lebih dari 10 jam).

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi kesehatan mahasiswa yang bermain gim dalam kategori rendah dan moderat relatif serupa. Namun, perbedaan mencolok mulai terlihat pada kelompok yang menghabiskan waktu bermain gim lebih dari 10 jam per pekan.

Profesor Mario Siervo dari Curtin School of Population Health menjelaskan bahwa persoalan utama bukan pada aktivitas bermain gim itu sendiri, melainkan pada durasi yang berlebihan.

“Yang menarik, mahasiswa yang bermain gim hingga 10 jam per pekan menunjukkan pola makan, tidur, dan berat badan yang hampir sama. Perubahan signifikan justru muncul setelah melewati ambang 10 jam tersebut,” ujar Siervo.

Penelitian ini mencatat bahwa mahasiswa dengan durasi bermain gim tinggi cenderung memiliki kualitas pola makan yang lebih buruk dan tingkat obesitas yang lebih tinggi. Median indeks massa tubuh (IMT) kelompok ini mencapai 26,3, lebih tinggi dibandingkan pemain gim rendah dan moderat yang masing-masing berada di angka 22,2 dan 22,8.

Selain itu, seluruh kelompok partisipan melaporkan kualitas tidur yang kurang baik. Namun, semakin lama durasi bermain gim, semakin besar pula risiko gangguan tidur yang dialami.

Para peneliti menilai bahwa penerapan kebiasaan hidup sehat dapat membantu menekan dampak negatif tersebut. Membatasi waktu bermain gim, terutama pada malam hari, serta memilih camilan yang lebih bergizi menjadi langkah sederhana namun efektif untuk menjaga kesehatan.

Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran anak muda akan pentingnya mengatur waktu bermain gim agar tetap seimbang dengan gaya hidup sehat.

Editor : M. Khairul

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Lifestyle Terbaru