Loading
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi saat memberikan keterangan pers di kompleks parlemen, Jakarta, Sabtu (6/6/2026). ANTARA
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Pemerintah belum berencana segera mengisi jabatan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas) yang kosong setelah Silmy Karim tersandung kasus dugaan korupsi yang tengah ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan hingga saat ini belum ada keputusan terkait penunjukan pengganti Silmy Karim. Pemerintah masih memantau kondisi dan melakukan evaluasi sebelum mengambil langkah lebih lanjut.
"Belum ada, belum ada," kata Prasetyo Hadi usai menghadiri rapat koordinasi fiskal dan moneter di Kompleks Parlemen, Jakarta, Sabtu (6/6/2026).
Menurut Prasetyo, kekosongan jabatan tersebut tidak akan mengganggu jalannya tugas dan fungsi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan karena posisi yang ditinggalkan merupakan jabatan wakil menteri. Operasional kementerian tetap berada di bawah kendali menteri yang menjabat.
Ia menilai roda pemerintahan di lingkungan Kementerian Imipas masih berjalan normal meskipun belum ada pengganti untuk posisi wakil menteri.
"Nanti kita lihat setelah kita evaluasi. Saya rasa masih enggak ada masalah," ujarnya.
Pernyataan tersebut disampaikan di tengah proses hukum yang menjerat Silmy Karim. Sebelumnya, KPK menetapkan dan menahan Silmy bersama tujuh aparatur sipil negara yang pernah maupun masih bertugas di Kementerian Imipas terkait dugaan pemerasan dalam pengurusan izin tinggal warga negara asing.
Penyidik menduga Silmy menerima aliran dana hasil praktik pemerasan sekitar Rp100 juta per pekan sejak menjabat Direktur Jenderal Imigrasi pada periode 2023–2024. Dugaan penerimaan dana tersebut disebut masih berlanjut ketika ia menduduki posisi wakil menteri.
Selain melakukan penahanan, KPK juga menggeledah kediaman Silmy Karim di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Dari penggeledahan tersebut, penyidik menyita sejumlah aset bernilai tinggi yang diduga berkaitan dengan perkara yang sedang diselidiki.
Beberapa kendaraan yang diamankan antara lain dua sepeda motor Harley-Davidson, satu unit Ducati, serta dua mobil mewah merek Porsche. Seluruh barang tersebut dibawa penyidik setelah proses penggeledahan yang berlangsung selama beberapa jam.
Hingga kini, pemerintah masih menunggu perkembangan proses hukum sekaligus melakukan evaluasi internal terkait kebutuhan pengisian jabatan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.