Tim SAR Gabungan Temukan Jasad ABK yang Tenggelam di Pelabuhan Muara Baru


  • Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:45
  • | News
 Tim SAR Gabungan Temukan Jasad ABK yang Tenggelam di Pelabuhan Muara Baru Tim gabungan menemukan jasad Anak Buah Kapal (ABK) yang tenggelam di Pelabuhan Muara Baru, Penjaringan. (Antara/Basarnas)

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Tim SAR gabungan akhirnya menemukan jasad Anak Buah Kapal (ABK) KM Prima Hasil Samudra bernama Ari Wijaya (25) yang sebelumnya dilaporkan tenggelam di Dermaga Pelabuhan Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu (10/1/2026) sore.

Komandan Tim Basarnas, Aulia Sholihanto, mengatakan jasad korban ditemukan setelah dilakukan pencarian intensif sejak pagi hari.

“Korban bernama Ari Wijaya ditemukan sekitar pukul 15.20 WIB dalam keadaan meninggal dunia. Jasad korban terlihat mengambang di permukaan air,” ujar Aulia di Jakarta.

Ia menjelaskan, posisi jasad korban berada sekitar lima meter dari titik awal lokasi korban terjatuh ke laut. Setelah ditemukan, tim SAR langsung melakukan proses evakuasi.

“Korban kami evakuasi menggunakan kantong jenazah, kemudian dibawa ke dermaga untuk dilakukan identifikasi oleh petugas Polsek Muara Baru,” katanya seperti dikutip dari Antara.

Aulia menambahkan, selama proses pencarian, tim SAR melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian menggunakan perahu karet. Selain itu, upaya penyelaman juga sempat dilakukan meski terkendala kondisi perairan.

“Kami sempat melakukan penyelaman siang hari, namun jarak pandang di dalam air sangat terbatas sehingga belum membuahkan hasil,” jelasnya.

Unsur SAR gabungan yang terlibat dalam pencarian ini terdiri dari Kantor SAR Jakarta, Polsek Muara Baru, Polairud Polda Metro Jaya, Bakamla, serta unsur terkait lainnya.

“Akhirnya pada sore hari, jasad korban muncul ke permukaan dan langsung kami lakukan evakuasi,” ujar Aulia.

Sebelumnya, korban dilaporkan tercebur ke laut di Kolam Dermaga Timur Pelabuhan Muara Baru pada Jumat (9/1/2026) sore. Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Aris Wibowo, mengatakan pencarian telah dilakukan sejak laporan pertama diterima.

“Hingga Sabtu pagi korban belum ditemukan, sehingga pencarian terus dilanjutkan oleh tim gabungan di sekitar lokasi kejadian,” kata Aris.

Ia menjelaskan, pencarian dilakukan dengan tiga metode, yakni pengamatan visual dari permukaan, penggunaan jangkar, serta penyelaman.

AKBP Aris Wibowo juga mengungkapkan bahwa laporan awal diterima dari pengurus kapal KM Prima Hasil Samudra.

“Sekitar pukul 16.30 WIB, pengurus kapal melaporkan bahwa seorang ABK terjatuh ke laut sekitar pukul 14.30 WIB. Saat laporan dibuat, korban belum ditemukan,” ujarnya.

Dengan ditemukannya jasad korban, operasi pencarian resmi dihentikan dan kasus selanjutnya ditangani sesuai prosedur yang berlaku.

 

Editor : M. Khairul

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru