Senin, 26 Januari 2026

Target Terlewati! Indonesia Kumpulkan 101 Emas di ASEAN Para Games 2025


 Target Terlewati! Indonesia Kumpulkan 101 Emas di ASEAN Para Games 2025 Pebulu tangkis Indonesia Leani Ratri mengembalikan kok ke arah pebulu tangkis Indonesia Khalimatus Sadiyah pada final tunggal putri SL4 ASEAN Para Games 2025 Thailand di 80th Birthday Stadium, Nakhon Ratchasima, Thailand, S. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/nz

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Kontingen Indonesia tampil melampaui ekspektasi di ASEAN Para Games 2025. Hingga penutupan hari keempat pertandingan, Sabtu (24/1/2026), Tim Merah Putih sukses melampaui target pemerintah dengan mengoleksi 101 medali emas, jauh di atas target awal 82 emas.

Momen emas ke-82—penanda target resmi terlewati—dipastikan oleh atlet para bulu tangkis putri Leani Ratri Oktila usai menjuarai nomor tunggal putri SL4. Setelah itu, raihan emas Indonesia terus mengalir deras hingga menutup hari dengan total 101 emas, 103 perak, dan 88 perunggu, berdasarkan catatan resmi APG 2025 pada pukul 22.45 WIB.

Dengan capaian tersebut, Indonesia kokoh di peringkat kedua klasemen sementara, unggul jauh dari Malaysia di posisi ketiga. Sementara itu, tuan rumah Thailand masih nyaman memimpin klasemen.

Para Judo dan Panahan Jadi Juara Umum

Prestasi membanggakan datang dari cabang para judo yang memastikan diri sebagai juara umum. Pada hari terakhir pertandingan, Indonesia menambah tiga emas dari Fajar Pambudi (J1/J2 95 kg putra), Yovan Rate Aziz (J2 64 kg putra), dan Siyamsih (J1/J2 60 kg putri).

Secara total, para judo Indonesia meraih tujuh emas, tiga perak, dan satu perunggu, sekaligus mempertahankan tradisi juara umum sejak edisi Kamboja 2023.

Capaian serupa diraih tim para panahan Indonesia yang keluar sebagai juara umum dengan lima emas, satu perak, dan dua perunggu. Prestasi ini terasa spesial karena menjadi ajang “balas dendam” atas Thailand, yang sebelumnya unggul pada APG 2022 di Solo.

Badminton Berpeluang Tambah Emas

Dari arena para bulu tangkis, Indonesia juga menunjukkan performa konsisten. Target lima emas dari pemerintah telah tercapai, dengan koleksi sementara lima emas dan empat perak.

Peluang menambah emas masih terbuka lebar pada hari terakhir, Minggu (25/1/2026). Indonesia menempatkan wakil di delapan nomor final, tiga di antaranya dipastikan menghasilkan emas karena mempertemukan sesama atlet Indonesia dalam laga All Indonesian Final dikutip Antara.

Renang Pecahkan Rekor ASEAN Para Games

Cabang para renang tak kalah bersinar. Tambahan tujuh emas membuat total emas dari kolam renang kini mencapai 22 emas. Yang istimewa, dua di antaranya tercatat sebagai rekor baru ASEAN Para Games.

Rekor pertama dicetak oleh Jendi Pangabean di nomor 50 meter gaya kupu-kupu S9 putra dengan waktu 28,82 detik, memecahkan rekor sebelumnya yang juga atas namanya sendiri.

Rekor berikutnya hadir dari tim estafet 4x100 meter gaya bebas S1–S10 putra. Tim Indonesia menorehkan waktu 4 menit 17,08 detik, memperbaiki rekor APG sebelumnya 4 menit 20,20 detik yang juga dipegang Indonesia.

Menuju Penutup dengan Optimisme Tinggi

Dengan satu hari pertandingan tersisa, peluang Indonesia untuk menambah koleksi emas masih terbuka lebar. Performa konsisten lintas cabang menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan utama olahraga difabel di Asia Tenggara, sekaligus memperkuat optimisme menatap hari terakhir ASEAN Para Games 2025.

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Olahraga Terbaru