Pemain Dewa United Banten FC Egy Maulana Vikri. (Antara)
JAKARTA, ARAHKITA.COM - Pemain Dewa United Banten FC, Egy Maulana Vikri, membagikan kesan pertamanya setelah menjalani pemusatan latihan bersama pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman. Pemain berusia 25 tahun itu mengaku mendapat pengalaman berharga selama mengikuti sesi latihan yang digelar di Jakarta pekan lalu sebagai bagian dari persiapan menuju ASEAN Hyundai Cup 2026 atau Piala ASEAN 2026.
Egy menjadi salah satu dari 23 pemain yang dipanggil Herdman untuk mengikuti training camp (TC) selama lima hari. Kesempatan itu menjadi momen penting bagi dirinya untuk mengenal lebih dekat filosofi dan metode kepelatihan pria asal Inggris tersebut yang mulai menangani Timnas Indonesia sejak Januari lalu.
"Ya sangat bagus sebagai pemain. Saya harus selalu menampilkan yang terbaik 100 persen ketika dipanggil pelatih siapa pun, ketika dipercaya pelatih siapa pun," kata Egy saat ditemui awak media di Stadion ASIOP, Jakarta Pusat, Selasa (2/6/2026).
Menurut Egy, Herdman merupakan sosok pelatih yang sangat detail dalam pekerjaannya. Selain teliti, mantan pelatih Timnas Kanada itu juga dikenal memiliki semangat tinggi dalam setiap sesi latihan.
"Untuk coach John juga ya dia pelatih yang sangat teliti dan sangat bergairah. Saya juga berharap banyak pengalaman dari dia dan juga apa yang dia latih ke kita itu bisa tertanam di diri saya dan bisa saya jalankan setiap harinya," kata pemilik 29 caps bersama Timnas Indonesia tersebut.
Tak hanya memberikan penilaian positif, Egy juga menaruh harapan besar terhadap kepemimpinan Herdman di skuad Garuda. Ia optimistis pelatih berpengalaman itu mampu membawa Timnas Indonesia meraih prestasi yang lebih baik di masa mendatang.
"Dia pelatih yang sangat bagus, saya rasa kita semua, pelatih juga, pemain-pemain sekarang juga, semoga kita akan sukses berada di tangan dia," tambahnya.
Nama John Herdman sendiri dikenal luas di sepak bola internasional setelah sukses membawa Kanada tampil di Piala Dunia 2022. Prestasi tersebut menjadi momen bersejarah karena Kanada kembali tampil di ajang sepak bola terbesar dunia setelah penantian selama 36 tahun.
Sejak menangani Timnas Indonesia, Herdman sudah memimpin dua pertandingan pada FIFA Series 2026 yang berlangsung pada Maret lalu. Dalam dua laga tersebut, Tim Garuda meraih kemenangan meyakinkan 4-0 atas Saint Kitts and Nevis sebelum kemudian kalah tipis 0-1 dari Bulgaria.
Menjelang Piala ASEAN 2026 yang akan bergulir pada akhir Juli, peluang Egy untuk kembali mengenakan seragam Merah Putih cukup terbuka. Pasalnya, Herdman diperkirakan akan mengandalkan banyak pemain yang tampil di BRI Super League untuk menghadapi turnamen yang sebelumnya dikenal sebagai Piala AFF tersebut.
Meski demikian, Egy memilih tidak terlalu jauh membahas peluangnya masuk skuad maupun target Timnas Indonesia di ajang tersebut. Ia ingin fokus menjalani setiap proses dan memberikan yang terbaik ketika kesempatan itu datang.
"Saya rasa pertanyaan ini nanti akan saya jawab ketika kita mulai start untuk TC persiapan. Jadi saya bisa melihat pada saat itu. Tapi sebagai pribadi saya sendiri pasti di mana pun itu, apa pun itu, pertandingan apa pun itu, harus menampilkan yang terbaik untuk negara Indonesia," kata pemain yang pernah berkarier di Liga Polandia dan Liga Slovakia itu.
Dengan sikap optimistis dan pengalaman yang dimiliki, Egy berharap dapat terus berkembang di bawah arahan John Herdman sekaligus berkontribusi membawa Timnas Indonesia tampil kompetitif pada Piala ASEAN 2026 mendatang.