Jannik Sinner Tembus 10 Besar Petenis dengan Rekor Terlama sebagai Nomor 1 Dunia ATP


 Jannik Sinner Tembus 10 Besar Petenis dengan Rekor Terlama sebagai Nomor 1 Dunia ATP Petenis Italia Jannik Sinner bereaksi pada pertandingan babak keempat Wimbledon melawan petenis Jepang Shintaro Mochizuki di Centre Court All England Club, London, Inggris, Minggu (5/7/2026). Wimbledon

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Jannik Sinner kembali mencatatkan namanya dalam sejarah tenis dunia. Petenis asal Italia itu resmi masuk jajaran 10 besar pemain dengan periode terlama menduduki posisi nomor satu dunia dalam sejarah ATP Rankings.

Dikutip dari laman resmi ATP, Rabu (22/7/2026), Sinner kini memasuki pekan ke-81 sebagai petenis nomor satu dunia. Catatan tersebut membuatnya melampaui legenda tenis Australia, Lleyton Hewitt, yang sebelumnya mengoleksi 80 pekan di puncak peringkat ATP.

Pencapaian ini menempatkan Sinner di posisi ke-10 dalam daftar pemain dengan masa terlama sebagai nomor satu dunia. Ia juga menjadi petenis Italia pertama yang berhasil mencapai sekaligus mempertahankan posisi tertinggi dalam peringkat ATP.

Perjalanan Sinner menuju pencapaian tersebut tidak berlangsung mulus. Pada 2025, ia sempat kehilangan status sebagai petenis nomor satu dunia setelah dikalahkan rival beratnya, Carlos Alcaraz, pada final US Open.

Namun, kebangkitan Sinner terjadi pada musim 2026. Ia sukses merebut kembali posisi puncak usai mengalahkan Alcaraz pada final Monte-Carlo Masters di musim lapangan tanah liat Eropa. Sejak kemenangan itu, Sinner terus mempertahankan dominasinya dengan mencatatkan 15 pekan beruntun sebagai pemuncak ATP Rankings.

Sebelumnya, petenis berusia muda tersebut juga telah melewati rekor sejumlah legenda tenis dunia, termasuk Carlos Alcaraz yang mengoleksi 66 pekan sebagai nomor satu dunia, Stefan Edberg dengan 72 pekan, serta Lleyton Hewitt yang bertahan selama 80 pekan dikutip Antara.

Meski demikian, tantangan berikutnya masih menanti. Untuk naik ke posisi yang lebih tinggi dalam daftar sepanjang masa, Sinner harus melampaui catatan Andre Agassi yang bertahan selama 101 pekan dan Bjorn Borg dengan 109 pekan sebagai petenis nomor satu dunia.

Hingga kini, daftar pemain dengan masa terlama di puncak ATP Rankings masih dipimpin Novak Djokovic dengan 428 pekan. Di bawahnya berturut-turut terdapat Roger Federer (310 pekan), Pete Sampras (286 pekan), Ivan Lendl (270 pekan), Jimmy Connors (268 pekan), Rafael Nadal (209 pekan), dan John McEnroe (170 pekan).

Peluang Sinner untuk terus menambah rekor terbuka sangat lebar. Saat ini ia unggul sekitar 4.970 poin dari pesaing terdekatnya, Alexander Zverev. Keunggulan tersebut semakin kuat setelah Sinner berhasil mempertahankan gelar Wimbledon, yang membuat posisinya di puncak klasemen ATP semakin kokoh.

Dalam waktu dekat, Sinner akan menjalani rangkaian turnamen lapangan keras di Amerika Utara. Kesempatan menambah poin terbuka lebar karena pada musim sebelumnya ia tidak mengikuti Canada Masters 1000 dan hanya mampu mencapai babak final di Cincinnati Masters 1000 serta US Open.

Di sisi lain, Carlos Alcaraz menghadapi tantangan berbeda. Petenis Spanyol itu harus berjuang mempertahankan poin dari dua gelar yang diraihnya, setelah sempat absen selama beberapa bulan akibat cedera pergelangan tangan.

Sinner pertama kali menduduki posisi nomor satu dunia pada 10 Juni 2024 setelah menjuarai Australian Open, gelar Grand Slam pertamanya. Kala itu ia langsung mencatat 65 pekan berturut-turut di puncak ATP Rankings, yang menjadi salah satu periode terpanjang dalam sejarah tenis putra.

Dengan performa yang masih sangat konsisten, Jannik Sinner kini berpeluang terus memperpanjang dominasinya dan menorehkan rekor-rekor baru di panggung tenis dunia.

Editor : Patricia Aurelia

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Olahraga Terbaru