Loading
Emblem baru Honda. ANTARA/HO-Dok. Honda
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Honda menyiapkan perubahan desain simbolik pada logo ikoniknya sebagai bagian dari strategi elektrifikasi yang lebih mendalam. Perubahan ini akan terlihat pada kendaraan listrik dan hybrid, sekaligus diperluas ke seluruh jaringan bisnis, termasuk diler dan divisi balap.
Menurut laporan Carscoops, emblem baru ini menampilkan desain H klasik yang lebih sederhana dan tanpa batas, dan dijadwalkan mulai digunakan pada kendaraan listrik generasi berikutnya pada 2027.
“Kami menerapkan logo H-Mark baru pada model EV dan HEV yang diluncurkan setelah tahun 2027. Untuk model bensin saat ini, kami belum memiliki rincian lebih lanjut,” ujar juru bicara Honda di Amerika Serikat, seperti yang dikutip dari Antara.
Logo baru pertama kali diperkenalkan pada konsep Honda Seri 0 pada awal 2024. Model produksi pertama yang akan mengenakan logo ini adalah SUV 0, yang diproduksi di Ohio dan semula dijadwalkan rilis pada 2026. Saat ini, debut logo baru dipastikan terjadi pada 2027.
Selain SUV 0, Honda akan menghadirkan Sedan 0 dengan emblem menyala, dan SUV kompak 0 Alpha yang ditargetkan untuk pasar global, khususnya Jepang dan India. Logo baru juga akan diterapkan pada sejumlah hybrid terbaru Honda.
Honda berencana meluncurkan 13 kendaraan baru antara 2027–2031 yang menggunakan sistem hybrid e:HEV terbaru. Perubahan ini diklaim meningkatkan efisiensi, performa, dan integrasi komponen.
Meskipun belum ada informasi jelas soal model bertenaga bensin di masa depan, Honda menyatakan branding baru ini akan diperluas secara bertahap ke semua model dan area bisnis, termasuk diler, kampanye komunikasi, dan aktivitas motorsport.
Sejak pertama kali diperkenalkan pada 1963, logo H Honda telah mengalami beberapa pembaruan pada 1969, 1981, 1991, dan 2001. Desain terbaru terinspirasi dari citra dua tangan yang terentang, melambangkan era baru bagi Honda di tengah transformasi industri otomotif menuju elektrifikasi.