Loading
Petugas menghitung uang pecahan dolar AS dan rupiah di gerai penukaran mata uang asing VIP (Valuta Inti Prima) Money Changer, Jakarta, Jumat (1/3/2024). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/rwa/pri.
JAKARTA, ARAHKITA.COM - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah pada perdagangan Kamis sore. Rupiah merosot 33 poin atau 0,20 persen ke level Rp16.755 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di posisi Rp16.722 per dolar AS.
Analis Research and Development Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX), Taufan Dimas Hareva, menjelaskan bahwa pelemahan ini didorong oleh ekspektasi pasar terhadap suku bunga Amerika Serikat (AS) yang diprediksi bertahan tinggi dalam waktu lebih lama (higher for longer).
"Rupiah bergerak fluktuatif hari ini. Tekanan utama berasal dari faktor global, terutama penguatan dolar AS seiring ekspektasi suku bunga Fed Funds Rate yang tetap tinggi, serta kenaikan imbal hasil (yield) US Treasury," ujar Taufan kepada Antara di Jakarta, Kamis (29/1/2026).
Berdasarkan laporan Xinhua, Federal Reserve (The Fed) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan pada kisaran 3,5 hingga 3,75 persen. Beberapa indikator menunjukkan aktivitas ekonomi AS masih berkembang solid, meskipun penambahan lapangan kerja mulai melambat dan inflasi masih berada di level yang cukup tinggi.
"Kondisi tersebut membuat investor global cenderung berhati-hati terhadap aset berisiko. Alhasil, ruang penguatan rupiah menjadi terbatas, meski pelemahannya diperkirakan tidak akan terlalu agresif," tambah Taufan dikutip Antara.
Dari sisi domestik, sentimen terhadap mata uang Garuda cenderung bervariasi. Stabilitas kebijakan Bank Indonesia (BI) dinilai cukup efektif meredam volatilitas nilai tukar. Namun, dinamika di pasar saham tetap memengaruhi persepsi risiko investor.
Taufan juga menyoroti fenomena penghentian perdagangan sementara atau trading halt di pasar saham. Menurutnya, meski tidak berdampak langsung pada rupiah, hal tersebut bisa memicu aliran modal keluar (capital outflow) jika tekanan terus berlanjut.
Sementara itu, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Kamis turut mencatat pelemahan ke level Rp16.786 per dolar AS, turun dari posisi hari sebelumnya di level Rp16.723 per dolar AS.