Petugas mengecek e-tiket calon penumpang kereta api jarak jauh di Stasiun Semarang Tawang, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (18/6/2026). ANTARA FOTO/Makna Zaezar/nz
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Kabar baik bagi masyarakat yang berencana bepergian selama libur sekolah maupun libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp1,54 triliun untuk memberikan berbagai insentif dan diskon tiket transportasi guna mendorong mobilitas masyarakat serta mendukung sektor pariwisata dan perekonomian nasional.
Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, mengatakan program tersebut mencakup diskon tiket kereta api, kapal laut, penyeberangan, hingga insentif pajak untuk tiket pesawat domestik kelas ekonomi.
Diskon Transportasi Selama Libur Sekolah
Pada periode libur sekolah, pemerintah memberikan sejumlah insentif yang berlaku mulai Juni hingga Agustus 2026. Program tersebut meliputi:
Menurut Dudy, total anggaran yang disiapkan untuk program ini mencapai Rp190,5 miliar dengan target melayani sekitar 3 juta penumpang.
Baca juga:
Libur Sekolah 2026 Jadi Motor Ekonomi, Pemerintah Bidik Transaksi Rp30 Triliun Lewat Program BINASelain itu, pemerintah juga memberikan insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) sebesar 100 persen untuk tiket pesawat domestik kelas ekonomi.
Program insentif penerbangan tersebut memiliki alokasi anggaran sebesar Rp472,7 miliar dan ditargetkan menjangkau 2,3 juta penumpang selama masa liburan sekolah.
Diskon Kembali Hadir saat Nataru
Tidak hanya saat libur sekolah, berbagai insentif transportasi juga kembali diberikan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2026/2027.Pemerintah menetapkan:
Untuk program tersebut, pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp161,4 miliar dengan target sekitar 2,8 juta penumpang.
Sementara itu, insentif PPN DTP 100 persen untuk tiket pesawat domestik kelas ekonomi juga kembali diberlakukan selama periode Nataru dengan anggaran mencapai Rp722 miliar dan target penerima manfaat sebanyak 3,7 juta penumpang.
Dorong Mobilitas dan Pertumbuhan Ekonomi
Dengan berbagai insentif tersebut, pemerintah berharap biaya perjalanan masyarakat menjadi lebih terjangkau sehingga dapat meningkatkan mobilitas selama dua periode liburan besar dalam setahun dikutip Antara.
Jika dijumlahkan, anggaran yang disiapkan pemerintah untuk program diskon dan insentif transportasi pada libur sekolah serta Nataru mencapai Rp1,54 triliun.
Langkah ini diharapkan tidak hanya meringankan beban masyarakat, tetapi juga memberikan efek berganda bagi sektor transportasi, pariwisata, perdagangan, dan perekonomian daerah yang biasanya mengalami peningkatan aktivitas selama musim liburan.