Loading
Duta Besar Federasi Rusia untuk Indonesia Sergei Tolchenov menyampaikan pernyataannya dalam taklimat media di Jakarta, Rabu (20/8/2025). (ANTARA/Nabil Ihsan)
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergei Tolchenov, menegaskan kesiapan negaranya untuk ambil bagian dalam pertemuan trilateral bersama Amerika Serikat dan Ukraina, sebagai upaya mencari jalan perdamaian di tengah konflik yang berlangsung. Meski begitu, Tolchenov menekankan bahwa proses pertemuan tidak boleh dilakukan tergesa-gesa.
“Rusia siap mengikuti berbagai bentuk pertemuan, baik bilateral maupun trilateral,” ujar Dubes Tolchenov dalam taklimat media di Jakarta, Rabu (20/8/2025), menyinggung pernyataan sebelumnya dari Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov.
Menurut Tolchenov, kesiapan Rusia sejalan dengan komitmen Presiden Vladimir Putin dan Presiden AS Donald Trump untuk mendorong dialog langsung antara Rusia dan Ukraina. Rusia juga konsisten mendorong jalannya negosiasi perdamaian secara berjenjang.
“Pertemuan kepala negara harus disiapkan secara matang. Negosiasi tingkat tinggi sebaiknya menjadi tahap terakhir, setelah diskusi substansial antar pejabat senior,” jelas Tolchenov. Langkah ini dimaksudkan agar pembicaraan menghasilkan solusi konkret, bukan sekadar pertemuan simbolis tanpa capaian nyata.
Pernyataan Dubes Tolchenov muncul setelah Presiden Trump bertemu Presiden Putin di Anchorage, Alaska, Jumat (15/8). Pertemuan ini menjadi tatap muka pertama kedua pemimpin sejak Rusia menginvasi Ukraina pada Februari 2022, sekaligus kunjungan pertama Putin ke AS untuk berunding dengan seorang presiden AS sejak 2007.
Sementara itu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menyatakan kesiapan untuk menggelar pertemuan bilateral dengan Putin sebelum kemungkinan pertemuan trilateral yang melibatkan AS dan para pemimpin Eropa.
Dengan persiapan yang matang, diharapkan pertemuan trilateral ini dapat menjadi langkah nyata menuju perdamaian di Ukraina, sekaligus memperkuat dialog diplomatik antarnegara terkait dikutip Antara.