Loading
Shark Beach adalah tempat berenang yang populer.(Getty Images)
SYDNEY, ARAHKITA.COM — Seorang bocah laki-laki berusia 12 tahun kini berjuang untuk hidup setelah mengalami serangan hiu berukuran besar saat berenang di Pelabuhan Sydney, Australia.
Insiden itu terjadi pada Minggu di Shark Beach, Vaucluse, kawasan pinggiran Sydney yang populer sebagai lokasi berenang. Saat kejadian, korban sedang bersama beberapa temannya dan mereka diketahui melompat dari tebing batu setinggi sekitar enam meter ke arah perairan.
Namun situasi berubah dramatis ketika bocah itu diserang di dalam air. Ia mengalami cedera kritis pada kedua kaki dan langsung dilarikan untuk perawatan intensif. Pihak berwenang menyebut kondisi korban sangat serius dan ia kini berada di ICU.
Yang paling disorot dari kejadian ini adalah keberanian teman-temannya. Polisi memuji mereka karena sigap menarik korban yang sudah tidak sadarkan diri keluar dari air, bahkan sebelum tim penyelamat tiba. Menurut kepolisian, tindakan spontan itulah yang memberikan korban peluang besar untuk bertahan.
Kepala komando wilayah maritim New South Wales, Joseph McNulty, menyebut tindakan para remaja tersebut sebagai penyelamatan yang luar biasa. Ia menekankan bahwa situasi di lokasi sangat mengerikan, namun justru menunjukkan betapa kuatnya solidaritas di antara mereka.
“Yang mereka lakukan benar-benar berani… sebuah upaya penyelamatan yang gagah,” ujar McNulty. Ia menambahkan, tidak mudah bagi anak-anak untuk menghadapi pemandangan luka parah seperti itu, tetapi mereka tidak meninggalkan temannya sebagaimana dilaporkan BBC.
Apresiasi juga disampaikan Perdana Menteri New South Wales, Chris Minns. Ia memuji para pemuda yang berada di air karena melakukan segala hal yang mungkin untuk menolong korban dan berusaha menyelamatkan nyawanya.
Polisi maritim yang tiba di lokasi pun mengaku mendapati situasi yang sulit. Mereka segera mengangkat korban ke perahu cepat polisi, lalu menggunakan alat dan perban pengikat untuk menahan pendarahan hebat pada kaki korban. Selama perjalanan menuju titik ambulans yang menunggu di dermaga, petugas juga melakukan resusitasi.
Pihak berwenang menduga serangan itu dilakukan oleh hiu banteng (bull shark), salah satu spesies yang dikenal agresif dan sering ditemukan di perairan hangat serta dangkal. Sejumlah ahli menilai hiu banteng termasuk jenis hiu yang berisiko tinggi bagi manusia.
McNulty juga menyinggung faktor alam yang diduga ikut memperbesar potensi serangan. Ia menyebut curah hujan lebat dan kondisi air payau selama akhir pekan bisa menciptakan situasi “sempurna” bagi hiu untuk mendekat ke area pantai. Hujan disebut membawa nutrisi dan pergerakan organisme kecil dari sungai ke laut—yang pada akhirnya bisa menarik predator lebih dekat ke tepian.
Meski bernama Shark Beach, lokasi tersebut sebenarnya jarang terjadi serangan hiu dan dikenal sebagai tempat favorit warga untuk berenang.
Australia sendiri merupakan rumah bagi pantai-pantai terkenal dunia, namun juga kerap menjadi sorotan karena kasus serangan hiu. Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah insiden kembali memunculkan perdebatan mengenai kebijakan mitigasi, termasuk penggunaan jaring hiu yang selama ini menimbulkan pro dan kontra.