Loading
Jeruk merupakan buah-buahan yang kaya vitamin C. (Net)
JAKARTA ARAHKITA.COM – Dokter umum lulusan Universitas Indonesia, dr. Irwan Heriyanto, menekankan pentingnya vitamin C dan zinc sebagai suplemen untuk menjaga daya tahan tubuh selama bulan puasa Ramadhan, terutama dengan cuaca hujan yang kemungkinan terjadi pada Februari mendatang.
“Untuk pertahanan tubuh, mencegah infeksi, dan menjaga daya tahan, biasanya vitamin C dan zinc sudah cukup,” ujar Irwan dalam diskusi kesehatan bersama Halodoc, Rabu (21/1/2026) di Jakarta.
Menurut Irwan, cuaca hujan justru memberikan keuntungan bagi yang berpuasa karena suhu lebih sejuk sehingga risiko dehidrasi berkurang. Selain itu, kondisi ini juga bisa menekan munculnya masalah vertigo atau pusing mendadak yang sering dialami selama berpuasa.
“Kalau di bulan puasanya musim hujan, lebih enak, tidak terlalu panas, tidak terlalu dehidrasi. Jadi risiko vertigo atau gangguan kesehatan lain bisa berkurang,” jelas Irwan, yang juga menjabat sebagai Board of Medical Excellence Halodoc.
Selain suplemen, Irwan menekankan pentingnya pola makan sehat. Ia menyarankan untuk mengurangi konsumsi makanan manis saat berbuka puasa, karena gula berlebihan dapat memicu inflamasi, gangguan gula darah, hingga masalah kulit seperti jerawat.
“Rasa manis sebenarnya hanya dinikmati di mulut. Jadi cukup dicicipi saja, jangan berlebihan. Apa yang masuk tubuh harus secukupnya,” imbuhnya.
rwan menambahkan bahwa puasa juga menjadi waktu bagi tubuh untuk melakukan “self-cleaning”, membersihkan racun yang menumpuk selama 12 bulan terakhir. Kombinasi suplemen, asupan air yang cukup, dan pola makan bijak diyakini akan menjaga kesehatan selama Ramadhan.