Loading
Sheru, Anjing pit bull Setia Berjalan usai penyelamatan jenazah tuannya. (The Independent/X/@Rajta)
JAKARTA, ARAHKITA.COM - Seekor anjing pit bull menunjukkan kesetiaan luar biasa dengan tetap bertahan di samping jenazah pemiliknya selama empat hari di kawasan Himalaya, India utara, setelah dua remaja tewas akibat cuaca ekstrem. Peristiwa ini terjadi di Bharmour, wilayah Himachal Pradesh, yang belakangan dilanda badai salju hebat disertai suhu beku.
Rekaman yang beredar luas di media sosial memperlihatkan seekor pit bull berdiri di dekat jenazah yang tertimbun salju tebal. Anjing tersebut ditemukan saat tim penyelamat dan warga setempat mencapai lokasi setelah upaya pencarian selama beberapa hari.
Pihak berwenang menyebut korban bernama Viksit Rana, 19 tahun, dan sepupunya, Piyush Kumar, 14 tahun. Keduanya dilaporkan hilang di sekitar Kuil Bharmani setelah nekat keluar rumah untuk merekam video di tengah cuaca buruk. Mereka akhirnya meninggal setelah terjebak di salju tebal.
Baca juga:
Suhu Global Turun di 2025 karena La Niña, Tapi Ilmuwan Wanti-wanti Rekor Panas Baru Segera DatangJenazah Piyush ditemukan pada 26 Januari dalam kondisi terkubur di bawah lapisan salju, dengan anjing peliharaan mereka yang berusia sekitar satu setengah tahun masih berada di sisinya. Sementara itu, jenazah Rana ditemukan sekitar 100 meter lebih rendah di lereng bukit.
Asisten Kepala Polisi setempat, Dinesh Kumar Sharma, dilansir The Independent, mengatakan Rana dikenal sebagai blogger yang kerap mengunggah foto dan video lanskap perbukitan di media sosial. Sebelum berangkat, ia disebut telah membawa perlengkapan dasar seperti kantong tidur, tenda pendakian, makanan kemasan, serta perlengkapan penting lainnya. Anjing pit bull bernama Sherru turut dibawanya dalam perjalanan tersebut.
Baca juga:
Viral, Anjing Setia Bertahan Empat Hari di Samping Jenazah Pemilik Usai Badai Salju HimalayaNamun badai salju yang datang secara tiba-tiba membuat situasi berubah drastis. Suhu di wilayah itu turun hingga minus sembilan sampai minus 10 derajat Celsius. Tim penyelamat menemukan tenda, kantong tidur, dan barang-barang lain di sekitar lokasi jenazah.
Menurut keterangan tim penyelamat, Sherru sang anjing pit bull, tidak bergerak maupun makan selama empat hari di tengah badai salju dan suhu ekstrem. Saat proses evakuasi jenazah dilakukan, anjing tersebut sempat menunjukkan sikap agresif seolah menjaga pemiliknya, sebelum akhirnya menyingkir setelah dibujuk oleh petugas.
Kini, Sherru telah dipertemukan kembali dengan keluarga Rana. Video yang menampilkan kesetiaan anjing itu menuai perhatian luas di dunia maya, dengan jutaan pengguna media sosial membagikannya dan memuji perilaku sang anjing.
Peristiwa ini terjadi di tengah cuaca musim dingin yang semakin ekstrem di wilayah Himalaya. Hujan salju lebat dan longsoran salju memicu penutupan jalan serta operasi penyelamatan di sejumlah daerah. Di Sonamarg, Kashmir utara, longsoran salju sempat menerjang sebuah resor wisata, meski dilaporkan tidak menimbulkan korban jiwa.
Di wilayah lain, petugas menyelesaikan operasi evakuasi selama 40 jam untuk menyelamatkan sekitar 60 orang yang terjebak di ketinggian lebih dari 10.000 kaki akibat jalan tertutup salju. Otoritas setempat terus mengeluarkan peringatan, mengingat hujan salju lanjutan diperkirakan masih akan memperburuk kondisi, terutama di kawasan dataran tinggi dan rawan longsor.