Jumat, 21 Agustus 2026

Trump Nyatakan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Tewas dalam Serangan AS‑Israel


 Trump Nyatakan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Tewas dalam Serangan AS‑Israel Arsip foto - Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. ANTARA/Anadolu/py/pri.

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengklaim pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, tewas akibat serangan gabungan AS dan Israel.

“Khamenei, salah satu orang paling jahat dalam sejarah, telah tewas,” tulis Trump di media sosial pada Sabtu (28/2/2026), meski tanpa menyertakan bukti atas pernyataannya.

Trump menekankan bahwa sistem intelijen canggih AS serta kerja sama erat dengan Israel membuat Khamenei dan sejumlah pejabat Iran tidak mampu meloloskan diri.

Menanggapi klaim tersebut, Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan pemimpin tertinggi mereka dalam keadaan aman, meski tidak memberikan bukti tertulis untuk membantah pernyataan Trump.

Sebelumnya, kantor berita Rusia Sputnik News melaporkan Wakil Presiden Iran, Mohammad Jafar Ghaempanah, menegaskan Presiden Majelis Iran, Masoud Pezeshkian, dalam kondisi sehat setelah serangan gabungan pada Sabtu.

“Terlepas dari serangan pengecut rezim Zionis dan Amerika Serikat selama perundingan berlangsung, Pezeshkian berada dalam kondisi kesehatan yang sepenuhnya baik,” tulis Ghaempanah di platform X.

Selain itu, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Ismail Baghaei, menegaskan Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, tidak terluka.

“Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi baik-baik saja,” ujar Baghaei, seperti dikutip dari kantor berita resmi IRNA.

Situasi ini menimbulkan ketegangan diplomatik dan informasi yang simpang-siur, di mana klaim AS dan Israel belum dapat diverifikasi secara independen, sementara Teheran menegaskan bahwa seluruh pejabat pentingnya tetap aman.

Editor : Patricia Aurelia

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Internasional Terbaru