Kamis, 29 Januari 2026

Waspadai Penyakit yang Mengintai si Workaholic


 Waspadai Penyakit yang Mengintai si Workaholic Ilustrasi: Workaholic bisa dibilang telah menjelma pada hampir semua orang sekarang ini. (Net)

WORKAHOLIC, bisa dibilang telah menjelma pada hampir semua orang sekarang ini. Yang jadi masalah, apakah hal seperti itu baik untuk kesehatan?

Telah banyak penelitian menyatakan bahwa bekerja 8 jam di kantor akan berpengaruh pada kesehatan dan munculnya penyakit.

Orang yang sangat mengejar kinerja, target, prestasi, dan posisi dalam pekerjaannya mungkin secara materi akan baik, tapi untuk kesehatan sangat tidak dianjurkan.

Memaksakan kondisi tubuh untuk melakukan suatu pekerjaan memang sangat tidak disarankan karena tubuh manusia mempunyai batasan sendiri, apalagi untuk masalah pekerjaan yang selain mengandalkan fisik juga menguras pikiran.

Biasanya, para workaholic mengambil jalan pintas dengan mengkonsumsi suplemen-suplemen penambah tenaga, padahal suplemen semacam ini biasanya mengandung banyak kafein dan hanya memompa semangat untuk sementara saja.

Selain itu, workaholic juga rentan menderita pernyakit berbahaya. Berikut ini, adalah penyakit yang mengintai workaholic, seperti dilansir brighterlife.co.id;

1. Kecanduan stimulanStimulan bersifat adiktif dan dapat memicu komplikasi di kemudian hari. Kecanduan kafein dan nikotin juga cenderung membuat seseorang mudah cemas dan mengalami gangguan tidur.

2. Gangguan pencernaanMenurut sejumlah studi, kerja lembur dan kebiasaan makan tidak teratur memicu banyak gangguan pencernaan seperti sakit perut, mual, diare, konstipasi, dan heartburn yang oleh disebabkan kurangnya konsumsi air.

3. Penyakit jantungSebuah studi yang dimuat dalam American Journal of Epidemiology menunjukkan, bekerja lembur meningkatkan risiko penyakit jantung hingga 80%. Studi tersebut menemukan, karyawan yang sering bekerja lembur secara signifikan rentan menderita serangan jantung dan stroke.

4. InsomniaSaat orang bekerja lembur, mereka mengabaikan pentingnya kualitas dan kuantitas tidur. Dengan begitu, risiko insomnia pun akan semakin meningkat.

5. DiabetesOrang yang sering lembur punya kecenderungan sulit mengontrol kebiasaan makan sehingga beresiko terkena diabetes. Lembur juga dapat menurunkan kadar leptin dalam tubuh. Leptin merupakan hormon yang berperan mengontrol nafsu makan.

6. Kesuburan menurunPada pria, bekerja lembur juga diketahui memicu banyak gangguan yang berhubungan dengan kesuburan. Hal tersebut biasanya disebabkan oleh kecanduan stimulan yang sering dikonsumsi oleh mereka yang sering lembur.

7. Menurunnya kualitas otakMenggunakan otak untuk berpikir setiap saat tanpa batas akan membuat otak lelah. Istirahatkan pikiran agar Anda bisa kembali menggunakannya dengan maksimal.

8. FrustasiKetika semua baik-baik saja, pecandu kerja cenderung tampak lebih bahagia daripada orang normal, tetapi ketika ada masalah dalam pekerjaannya, mereka bisa terlihat frustasi, tidak terkendali, berteriak pada semua orang atas kesalahan mereka.

9. Kehidupan seksPara pecandu kerja mungkin berpikir dengan pil viagra hubungan ranjang akan berjalan dengan baik. Nyatanya, saat bercinta sekalipun para workaholic lebih mencintai pekerjaanya. Dan mereka cenderung gagal saat di ranjang.

10. Lebih cepat tuaStudi menemukan bahwa para pecandu kerja lebih cepat mengalami penuaan dibandingkan dengan mereka yang lebih bisa menikmati hidup dengan kebahagiaan.

11. StressCoba lihat, siapa yang sering stres di kantor Anda? Pasti mereka yang terobsesi dengan pekerjaannya, posisi dan kekuasaan. Segalanya mungkin bisa mereka dapatkan, tapi mungkin kesehatan sulit berpihak pada mereka. |Berbagai sumber|

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Kesehatan Terbaru