Ragam Khasiat Jahe bagi Kesehatan


 Ragam Khasiat Jahe bagi Kesehatan Wedang Jahe dikonsumsi untuk memperbaiki pencernaan, menghilangkan gas dalam saluran pencernaan, dan merangsang nafsu makan. (Net)

JAKARTA, ARAHKITA.COM - JAHE (Zingiber officinale Rosc), berdasarkan sifat dan efek farmakologisnya memiliki ragam khasiat sebagai peluruh kentut (carminative), perangsang atau stimulan, batuk, peluruhk keringat, diare, penambah nafsu makan, antiradang, dan peluruh dahak. Jahe juga bagus untuk menghilangkan mual dan kembung karena perjalanan jauh (mabuk darat, mabuk udara, atau mabuk laut).

Peneliti di Denmark membuktikan bahwa pemberian jahe pada pasien rematik dan gangguan muskuloskleletal sangat bermanfaat dalam menghilangkan nyeri dan gejala yang berhubungan dengan rematik.

Beberapa pengujian memberikan hasil yang baik dengan menghilangnya rasa nyeri, sakit, serta peradangan/pembengkakan. Dan, pada percobaan jahe Indonesia ternyata mengandung bahan antirhinovirus yaitu beta sesquiphelandrone.

Mengunyah jahe dapat merangsang pengeluaran air liur dan cairan pencernaan, juga mengurangi mual dan muntah. Jahe bisa dikonsumsi dalam bentuk teh seperti di India. Teh jahe itu itu ditujukan untuk mengatasi flu.

Sedangkan di Indonesia ramuan jahe dalam bentuk wedang jahe dikonsumsi untuk memperbaiki pencernaan, menghilangkan gas dalam saluran pencernaan, dan merangsang nafsu makan.

Tak hanya itu, suatu penelitian di University of Minnesota, Amerika Serikat menyimpulkan, jahe mampu memperlambat pertumbuhan kanker atau mereduksi ukuran tumor yang sudah ada sebelumnya. Khasiat ini didapatkan dari bahan aktif di dalamnya. Pengujiannya dilakukan pada tikus yang diberi sel kanker. Tikus-tikus itu diberikan ekstrak jahe.

Dalam Monograph European Scientific Cooperative on Phytotherapy disebutkan bahwa dosis pemakaian serbuk jahe untuk dewasa dan anak-anak di atas 12 tahun adalah 0,5 gram sampai dua gram sehari untuk sekali minum, atau dibagi menjadi beberapa kali minum.

ginger

Selain untuk mengatasi masuk angin, pegal linu, rematik, dan perut kembung, jahe ternyata memiliki segudang khasiat lainnya. Yaitu, bisa mengatasi eksim, gatal-gatal, bisul, panu, kutil, alergi udang, beri-beri, gangguan fungsi limpa dan hati. Keluhan pada saat haid dan kekurangan air susu ibu (ASI) pun bisa diatasi dengan jahe.

Kualitas akar jahe sangat berbeda, bergantung dari negara asalnya. Jahe yang benar-benar wangi, dengan aroma penuh cita rasa, berasal dari Jamaika. Jahe Tiongkok memiliki rasa yang kuat, dan jahe Nigeria hanya dapat dikatakan ‘tajam’. Jahe juga adalah sahabat yang baik di musim dingin karena dapat menghangatkan tubuh.

Minuman penghangat seperti wedang jahe sering kita temukan di saat musim penghujan. Wedang jahe merupakan minuman tradisional kaya khasiat serta baik bagi tubuh. Animo masyarakat mengkonsumsi wedang jahe, baik di musim hujan ataupun dingin cukup tinggi.

Umumnya minuman ini dipilih untuk penghangat badan dan meredahkan penyakit flu. Wedang jahe memang cocok buat suguhan di musim hujan didampingi hidangan dari bahan baku daging. Selain kesehatan, jahe juga merupakan bumbu pelengkap yang sangat diperlukan.

Di Asia, jahe merupakan salah satu bumbu pelengkap yang paling mudah didapatkan, dan cara menggunakannya sangat bervariasi. Di Asia Tenggara, seringkali akar jahe segar dibubuhkan pada hidangan penutup untuk memberikan cita rasa dan keharuman. Pada hidangan Tiongkok, masakan yang membutuhkan waktu memasak lebih lama mengandung irisan jahe yang lebih besar. Ketika menggoreng, lebih disukai jahe yang diparut atau dicincang halus.

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Kesehatan Terbaru