Selasa, 27 Januari 2026

Libur Awal 2026, Jalur Puncak Cianjur Diselimuti Kabut Tebal dan Hujan Lebat


  • Kamis, 01 Januari 2026 | 20:50
  • | News
 Libur Awal 2026, Jalur Puncak Cianjur Diselimuti Kabut Tebal dan Hujan Lebat Kabul tebal kerap terjadi di kawasan Puncak-Cianjur, Jawa Barat. (Antara)

CIANJUR, ARAHKITA.COM – Cuaca ekstrem masih menyelimuti jalur utama Puncak-Cianjur, Jawa Barat. Hujan lebat yang disertai kabut tebal membuat jarak pandang pengendara sangat terbatas dan berpotensi membahayakan keselamatan, terutama saat melintasi kawasan Puncak.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Cianjur, AKP Hardian Andrianto, mengatakan kondisi kabut tebal terjadi hampir setiap hari dalam beberapa hari terakhir, khususnya selama periode libur panjang akhir tahun.

“Sejak pagi hingga siang hari, kabut tebal masih menyelimuti jalur Puncak. Jarak pandang hanya sekitar 5 hingga 10 meter, sehingga kami mengimbau pengendara untuk lebih waspada, menjaga jarak aman, dan menyalakan lampu utama,” ujar Hardian di Cianjur, Kamis (1/1/2026).

Menurutnya, arus kendaraan di jalur utama Puncak-Cianjur sempat mengalami lonjakan signifikan saat libur akhir tahun, dengan volume mencapai sekitar 1.000 kendaraan per jam. Namun, memasuki hari pertama tahun 2026, kepadatan lalu lintas mulai berangsur menurun.

Meski demikian, kepolisian tetap menyiapkan sejumlah langkah antisipasi berupa rekayasa lalu lintas secara situasional, terutama jika terjadi kepadatan di wilayah hukum Bogor. Pemberlakuan sistem satu arah dilakukan setelah berkoordinasi dengan Polres Bogor.

“Jika terjadi penumpukan kendaraan di wilayah Bogor, sistem satu arah dari Puncak Pass akan diterapkan untuk mencegah kemacetan total hingga masuk ke wilayah Cianjur,” jelasnya seperti dikutip dari Antara

Saat malam pergantian Tahun Baru 2026, pihak kepolisian juga sempat menutup arus lalu lintas dari Tugu Lampu Gentur hingga By Pass Cianjur. Penutupan dilakukan guna mengantisipasi kemacetan parah akibat meningkatnya volume kendaraan masyarakat yang hendak merayakan malam tahun baru.

Arus kendaraan menuju Bogor dan Jakarta sempat dialihkan ke jalur alternatif Jonggol dan Sukabumi. Namun, setelah volume kendaraan berangsur menurun, jalur utama kembali dibuka pada pukul 22.00 WIB.

“Penutupan dilakukan mulai pukul 18.00 WIB, dan sekitar pukul 22.00 WIB arus lalu lintas kembali normal dari kedua arah,” kata Hardian.

Pada hari pertama tahun 2026, volume kendaraan di jalur Puncak-Cianjur masih terpantau cukup tinggi, terutama menuju sejumlah destinasi wisata. Kepolisian memastikan rekayasa arus tetap disiagakan apabila terjadi antrean panjang demi menjaga kelancaran dan keselamatan pengguna jalan.

Editor : M. Khairul

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru