Kebakaran di Tambora Jakarta Barat Hanguskan 15 Bangunan, Kerugian Capai Rp1,7 Miliar


  • Minggu, 11 Januari 2026 | 11:30
  • | News
 Kebakaran di Tambora Jakarta Barat Hanguskan 15 Bangunan, Kerugian Capai Rp1,7 Miliar Api menghanguskan 14 rumah tinggal dan satu bangunan konfeksi saat terjadi kebakaran di Jalan Duri Bangkit, RT 08/RW 09 Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat, pada Minggu (11/1/2026) pagi. ANTARA/HO-Sudin Gulkarmat/aa.

JAKARTA, ARAHKITA.COM -  Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Duri Bangkit, Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat, Minggu (11/1/2026) dini hari. Peristiwa tersebut mengakibatkan 14 rumah warga dan satu bangunan konveksi hangus terbakar.

Kepala BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, menyampaikan bahwa total kerugian akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai Rp1,7 miliar.

“Total kerugian ditaksir mencapai Rp1,7 miliar,” ujar Isnawa saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu (11/1/2026) seperti dikutip dari Antara.

Kebakaran pertama kali terjadi sekitar pukul 04.24 WIB. Warga yang mendengar teriakan minta tolong langsung berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun, kobaran api dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan sekitar.

Melihat kondisi yang semakin memburuk, warga segera melaporkan kejadian tersebut ke Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat. Petugas pemadam kebakaran bersama unsur terkait langsung diterjunkan ke lokasi.

“Api sempat membesar di lantai dua rumah warga. Petugas bergerak cepat melakukan pemadaman hingga situasi berhasil dikendalikan,” kata Isnawa.

Setelah melalui proses pemadaman dan pendinginan, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 09.03 WIB. Situasi di lokasi kini dinyatakan aman dan kondusif.

Isnawa memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa kebakaran tersebut.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Warga yang terdampak sementara diungsikan ke Mushalla Nurul Yaqin, dan kami telah melakukan pendataan serta koordinasi lintas instansi,” jelasnya.

Berdasarkan hasil asesmen awal, penyebab kebakaran diduga berasal dari arus pendek listrik atau korsleting di salah satu rumah warga.

BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di kawasan padat penduduk, untuk rutin memeriksa instalasi listrik guna mencegah kejadian serupa terulang.

Editor : Patricia Aurelia

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru