Ilustrasi - Personel polisi menaiki motor untuk pengamanan unjuk rasa mahasiswa di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat (12/6/2026). ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/bar/am.
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Aparat kepolisian menyiapkan ratusan personel untuk mengamankan aksi unjuk rasa yang berlangsung di sejumlah titik di Jakarta Pusat pada Selasa (14/7/2026).
Selain pengamanan, polisi juga menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional agar aktivitas masyarakat tetap berjalan lancar. Warga yang akan melintas di sekitar lokasi aksi diimbau mempertimbangkan jalur alternatif untuk menghindari potensi kepadatan kendaraan.
Sebanyak 352 personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan Polsek jajaran diterjunkan untuk mengawal jalannya aksi unjuk rasa.Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, mengatakan aksi pertama dijadwalkan berlangsung di Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jakarta Pusat mulai pukul 10.00 WIB. Aksi tersebut akan diikuti oleh Forum Komunikasi Warga Kwini 8 Bersatu bersama sejumlah elemen masyarakat.
"Pengamanan aksi unjuk rasa dari Forum Komunikasi Warga Kwini 8 Bersatu dan beberapa elemen di Kantor BPN Jakarta Pusat. Rencana aksi pukul 10.00 WIB," ujar Erlyn dalam keterangan tertulisnya di Jakarta dikutip Antara.
Setelah itu, aksi demonstrasi dijadwalkan berlanjut di kawasan Gambir, Jakarta Pusat, sekitar pukul 14.00 WIB.
Untuk menjaga kelancaran arus kendaraan, kepolisian akan menerapkan rekayasa lalu lintas secara situasional. Pengalihan arus akan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi di lapangan, terutama jumlah massa dan situasi lalu lintas.
Polisi juga mengimbau masyarakat yang memiliki kepentingan di sekitar lokasi unjuk rasa agar mengatur waktu perjalanan atau memilih rute alternatif guna menghindari kemacetan yang berpotensi terjadi selama aksi berlangsung.