Kamis, 29 Januari 2026

Masuki Musim Kemarau, Depok Mulai Kekeringan


  • Sabtu, 24 Agustus 2019 | 18:38
  • | News
 Masuki Musim Kemarau, Depok Mulai Kekeringan Sejumlah daerah di Depok alami kesulitan air. (Net)

DEPOK, ARAHKITA.COM - Kota Depok, Jawa Barat yang sempat dikenal melimpah air, kini mengalami kekeringan. Sebagian daerah bahkan mengalami selama tiga minggu ini. Untuk memenuhi kebutuhan rutin pun, warga terpaksa menggunakan air galon. Sejak tiga pekan lalu, sumur gali dan sumur bor warga kering. Bahkan, di beberapa kelurahan sudah tidak keluar air sama sekali.

Di Jalan Saidun RT 001, 002, 003, 004 RW 04, Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo, sebanyak 50 Kepala Keluarga (KK) terpaksa meminta air ke Palang Merah Indonesia ( PMI) Kota Depok karena sumur pompa di rumah mereka sudah tidak meneteskan air."Kami terpaksa meminta air bersih ke PMI Kota Depok," kata Miroh, warga Rt 001 RW 04 Kelurahan Meruyung, Sabtu (24/08).

Di RT 004 RW 002 Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo, juga demikian dilanda kekeringan. Sumur gali dan sumur bor warga tersebut tidak mengeluarkan setetes pun air.

Di RW 004 RW 02, ada ratusan rumah tangga sudah kekeringan sumur gali dan bor sejak tiga pekan. Para warga mengeluhkan air di rumahnya. Padahal, biasanya normal, tetapi kini tidak ada sama sekaliDi lokasi terpisah, Saputra, warga Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Sawangan, menyebutkan, warga yang bermukim di sekitaran kolam renang wisata Pasir Putih juga sudah mengalami kekeringan. "Iya daerah situ sudah kering, lumayan banyak juga,” terangnya

Masyarakat Kelurahan Pasir Putih, sambungnya, dua pekan terakhir ini mulai merasakan kekeringan sumur gali dan bor.

"Karena dari sumur gali dan bor tak keluar air. Warga pun terpaksa menggunakan air galon isi ulang untuk kebutuhan untuk beruwudu dan memasak, bahkan mandi. Jadi setiap hari saya beli air isi ulang 5-7 galon. Harganya Rp5 ribu per galon," imbuhnya.


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru