Selasa, 10 Februari 2026

Jelang Pemilu Barcelona, Joan Laporta Resmi Lepas Jabatan Presiden


 Jelang Pemilu Barcelona, Joan Laporta Resmi Lepas Jabatan Presiden Joan Laporta resmi mengundurkan diri sebagai presiden Barcelona pada Senin (9/2/2026) jelang proses pemilihan presiden baru. (Fcbarcelona.com)

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Joan Laporta resmi melepas jabatannya sebagai presiden FC Barcelona. Langkah ini bukan karena konflik internal, melainkan bagian dari prosedur resmi menjelang pemilihan presiden klub yang akan digelar pada 15 Maret 2026.

Keputusan tersebut diambil agar Laporta memenuhi syarat untuk kembali mencalonkan diri. Berdasarkan aturan statuta klub, seorang presiden aktif wajib mundur lebih dulu jika ingin ikut dalam kontestasi pemilihan ulang.

Barcelona mengonfirmasi kabar ini melalui pernyataan resmi. Tidak hanya Laporta, sebagian jajaran direksi juga ikut mengundurkan diri demi mengikuti mekanisme pemilu internal.

“Sesuai dengan Pasal 42.f Statuta FC Barcelona, presiden Joan Laporta telah mengundurkan diri agar memenuhi syarat untuk mencalonkan diri dalam pemilihan Dewan Direksi yang akan digelar pada 15 Maret. Pengunduran diri ini diformalkan dalam rapat rutin Dewan Direksi yang berlangsung pada Senin (9/2/2026) ini, sekaligus dengan diterbitkannya pengumuman resmi pemilihan,” demikian bunyi pernyataan klub melalui situs resmi mereka pada Senin (9/2/2026).

Secara formal, Laporta efektif menanggalkan jabatannya pada Senin, 9 Februari waktu setempat, bertepatan dengan dimulainya tahapan pemilu klub. Dengan langkah ini, ia memiliki ruang penuh untuk berkampanye dan mempersiapkan pencalonan periode berikutnya.

Selama masa transisi, operasional Barcelona dipastikan tetap berjalan normal. Kendali manajemen akan dipegang oleh kelompok direksi yang tidak ikut mundur, dipimpin langsung oleh Wakil Presiden Rafael Yuste.

Laporta dan para direktur yang ikut menepi untuk sementara tidak akan terlibat dalam pengambilan keputusan strategis klub. Fokus mereka sepenuhnya diarahkan pada proses pemilihan yang diharapkan berlangsung kompetitif dan sehat.

Meski melepas kursi presiden, Laporta menunjukkan sikap optimistis. Ia mengaku masih memiliki energi besar untuk kembali memimpin Barcelona dan membawa klub melewati berbagai tantangan ke depan dilansir Antara.

Laporta juga menegaskan dirinya merasa optimistis, penuh energi, dan berharap seluruh proses pemilihan dapat berlangsung secara transparan serta menjadi contoh yang baik bagi klub.

Pemilu kali ini diprediksi menjadi momentum penting bagi masa depan Barcelona, baik dari sisi olahraga maupun finansial. Para anggota klub akan menentukan arah kepemimpinan baru yang diharapkan mampu menjaga identitas sekaligus mengembalikan kejayaan Blaugrana di level Eropa.

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Olahraga Terbaru