Selasa, 27 Januari 2026

Lindungi Keluarga saat Bepergian, Ini Cara Mewasdapai Virus Corona


 Lindungi Keluarga saat Bepergian, Ini Cara Mewasdapai Virus Corona Menikmati liburan bersama keluarga. (Net)

JAKARTA, ARAHKITA.COM - Gencarnya pemberitaan media tentang penyebaran virus corona, sempat membuat panik masyarakat bahkan terjadi ‘rush’ sesaat lantaran kekhawatiran warga. Tidak Cuma berdampak sosial, biro-biro perjalanan pun menerima dampak dari kegalauan berskala nasional ini. Banyak terjadi pembatalan dan permintaan refund untuk paket tur dan tiket pesawat yang sudah dipesan sebelumnya. Padahal, adanya virus corona ini bukanlah sesuatu yang perlu ditakuti secara berlebihan.

Dokter spesialis dari Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dan Rumah Sakit Persahabatan, DR dr Erlina Burhan, MSc Sp.P (K), mengungkapkan meski keberadaan virus tersebut perlu diwaspadai, namun warga tidak perlu takut berlebihan apalagi menimbulkan rush di masyarakat.

Menurutnya, yang penting adalah memastikan bahwa lokasi tempat tujuan aman untuk dikunjungi. Selain itu, biasakan mencuci tangan sebelum atau setelah melakukan aktivitas apapun. Cuci Tangan Selain lewat droplet, virus corona juga bisa menular lewat kontak personal. Sentuhan tangan antar manusia atau menyentuh benda atau permukaan yang terdapat virus corona di sana lalu tangan tersebut menyentuh hidung, mulut, atau mata bisa jadi penularan. Untuk mencegahny, adalah melakukan cuci tangan rutin. Cuci tangan disebut dr. Erlina sebagai kunci pencegahan penyebaran corona.

Apabila ingin melakukan wisata kuliner, perhatikan kebersihan dan kematangan makanan.  Virus corona bisa mati jika dipanaskan sampai suhu 56 derajat celsius selama 30 menit. Menurut dr. Erlina, proses pemasakan yang sesuai bisa sangat membantu menghilangkan potensi penularan virus corona dari makanan. "Jika makan daging usahakan dimasak sampai matang. Steak misalnya, yang biasa suka medium rare, sekarang mintanya well done saja biar aman," ujar dr. Erlina sembari menambahkan agar rutin mengecek kesehatan dan temperatur ketika bepergian.

Tips aman berikutnya, meminimalisir kontak fisik di area publik. Sebaiknya, bawa barang-barang penting yang akan digunakan sepanjang perjalanan dan mampu mengurangi kontak fisik di area publik. Dan yang paling penting, beristrahat yang cukup dengan tetap menjaga kondisi tubuh tetap fit. Paling tidak, tidur minimal 6 jam dalam satu hari. Penting bagi kita pula untuk memastikan tetap dalam keadaan sehat baik sebelum berangkat maupun setelah kepulangan dari luar negeri. Menyiapkan obat-obatan darurat pribadi dan mengonsumsi vitamin sebelum keberangkatan sangat diperlukan. Apalagi dengan kondisi virus yang sedang mewabah, tak ada salahnya kita mengantisipasi dengan vaksin. Bahkan dengan adanya asuransi kesehatan selama perjalanan, akan menambah proteksi keamanan diri.

Perhatikan Imbauan dan Travel Warning

Hal yang paling penting yang harus dilakukan saat traveling adalah memantau status keamanan tempat wisata yang dikunjungi. Hal itu dilakukan agar sedari awal sudah dapat diketahii apakah wilayah tersebut aman oleh penyebaran virus corona.

Travel warning merupakan imbauan atau larangan yang dikeluarkan oleh pemerintah di suatu negara, agar warganya tidak melakukan perjalanan ke tempat tersebut. Risiko, membahayakan nyawa dan keselamatan menjadi alasan larangan ini. Maka dari itu, sebelum mengagendakan kegiatan liburan bersama keluarga, khususnya di lokasi-lokasi yang diketahui telah terserang virus corona, disarankan untuk memikirkan kembali rencana keberangkatannya.


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Parenting Terbaru