Minggu, 23 Agustus 2026

Nama Jawa Barat Diusulkan Jadi Tatar Sunda, DPR Akan Kaji Urgensi Perubahannya


 Nama Jawa Barat Diusulkan Jadi Tatar Sunda, DPR Akan Kaji Urgensi Perubahannya Wakil Ketua Komisi II DPR RI Bahtra Banong saat memberi keterangan di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa (7/7/2026). ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi

JAKARTA, ARAHKITA.COM -  Wacana perubahan nama Provinsi Jawa Barat menjadi Tatar Sunda kembali menjadi perhatian publik. Setelah mendapat dukungan dalam pembahasan di DPRD Jawa Barat, usulan tersebut kini menunggu langkah berikutnya menuju pemerintah pusat dan DPR RI.

Komisi II DPR RI menegaskan bahwa pembahasan baru dapat dilakukan setelah usulan resmi diterima. Selain itu, DPR juga akan menilai apakah perubahan nama tersebut benar-benar memiliki dasar dan urgensi yang kuat.

Wakil Ketua Komisi II DPR RI Bahtra Banong mengatakan hingga saat ini pihaknya belum menerima usulan resmi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengenai perubahan nama provinsi tersebut.

Menurut Bahtra, setiap usulan pergantian nama daerah harus memiliki alasan yang jelas, bukan sekadar perubahan simbolik.

"Yang perlu dilihat adalah apakah pergantian nama ini memiliki substansi yang benar-benar kuat dan mengapa perubahan itu perlu dilakukan," kata Bahtra di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (7/7/2026).

Ia menjelaskan, usulan perubahan nama provinsi terlebih dahulu harus diajukan kepada pemerintah pusat karena berkaitan dengan administrasi kewilayahan. Setelah itu, DPR akan melakukan pembahasan terkait urgensi, manfaat, serta aspek hukumnya.

"Usulan pergantian nama ini apakah perlu atau tidak, tentu akan kami kaji lebih jauh," ujarnya dikutip Antara.

DPRD Jawa Barat Sudah Sepakati Melanjutkan Usulan

Sebelumnya, wacana perubahan nama Provinsi Jawa Barat menjadi Tatar Sunda kembali menguat setelah Komisi I DPRD Jawa Barat menggelar audiensi bersama akademisi, budayawan, dan sejarawan Sunda di Bandung pada Kamis (2/7/2026).

Dalam pertemuan tersebut, mayoritas fraksi di DPRD Jawa Barat menyatakan sepakat agar usulan tersebut dilanjutkan ke tahapan legislasi berikutnya.

Ketua Komisi I DPRD Jawa Barat Rahmat Hidayat Djati mengatakan sebagian besar fraksi mendukung kelanjutan proses tersebut. Sementara Fraksi Gerindra dan Fraksi NasDem memilih mengikuti keputusan forum.

Dengan demikian, usulan perubahan nama Jawa Barat menjadi Tatar Sunda kini memasuki tahap berikutnya. Namun, keputusan akhir masih bergantung pada proses administrasi di pemerintah pusat serta pembahasan di DPR RI yang akan menilai aspek hukum, substansi, dan manfaat perubahan nama tersebut.

Editor : Patricia Aurelia

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Politik Terbaru