Senin, 26 Januari 2026

IHSG Dibuka Menguat, Pelaku Pasar Tunggu Hasil Pertemuan The Fed


 IHSG Dibuka Menguat, Pelaku Pasar Tunggu Hasil Pertemuan The Fed Ilustrasi - Karyawan memotret layar pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/YU/pri.

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka menguat pada Senin (26/1/2026), seiring investor bersikap hati-hati menanti keputusan suku bunga Amerika Serikat (AS) dari pertemuan The Federal Reserve (The Fed).

IHSG naik 16,72 poin atau 0,19 persen ke level 8.967,73, sementara indeks LQ45 turun tipis 0,59 poin atau 0,07 persen ke 872,99.

“Diperkirakan IHSG akan bergerak konsolidasi di rentang 8.850-9.050 sebelum menentukan arah selanjutnya. Jika mampu ditutup di atas 9.050, peluang rebound cukup terbuka,”

Kepala Riset Phintraco Sekuritas, Ratna Lim, dalam analisanya di Jakarta, Senin (26/1/2026) seperti yang dikutip dari Antara.

Investor global saat ini fokus pada hasil pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) The Fed pada 27-28 Januari 2026, yang diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 3,5-3,75 persen. Selain itu, laporan kinerja perusahaan teknologi besar dan tren sektor Artificial Intelligence (AI) juga menjadi perhatian utama pelaku pasar.

Di sisi ekonomi global, data Durable Goods Orders dan Producer Price Index (PPI) dari AS, pertumbuhan ekonomi Euro Area, serta Purchasing Managers’ Index (PMI) dari China turut menjadi sorotan investor.

Sementara dari dalam negeri, pasar menunggu keputusan MSCI terkait metodologi free float saham emiten Indonesia, yang hasilnya akan diumumkan sebelum 30 Januari 2026 dan diterapkan pada review indeks Mei 2026.

Di sisi korporasi, Danantara menargetkan penempatan investasi senilai 14 miliar dolar AS tahun ini, naik signifikan dibanding 8 miliar dolar AS pada 2025, yang berasal dari dividen perusahaan negara.

Di bursa global, Jumat (23/1/20026) bursa Eropa mayoritas melemah, sementara Wall Street mencatat penguatan tipis pada beberapa indeks utama. Bursa regional Asia pagi ini menunjukkan pergerakan variatif: Nikkei melemah, Shanghai dan Hang Seng menguat, sedangkan Strait Times sedikit turun.

Editor : Patricia Aurelia

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Ekonomi Terbaru