Kapuspen Mabes TNI Brigjen TNI Muhamad Nas saat jumpa pers di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (9/6/2026) (ANTARA/Walda Marison)
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Kehadiran puluhan personel TNI yang berjaga di rumah Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah menjadi perhatian publik. Pengamanan tersebut memunculkan berbagai spekulasi, terutama karena bertepatan dengan isu penegakan hukum yang melibatkan sejumlah institusi.
Menanggapi hal itu, Mabes TNI akhirnya memberikan penjelasan resmi. TNI menegaskan bahwa penempatan personel di kediaman Jampidsus bukan berkaitan dengan perkara hukum apa pun, melainkan dilakukan atas permintaan resmi dari institusi Kejaksaan Agung.
Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI, Jenderal TNI Muhamad Nas, mengatakan pengamanan tersebut telah dilaksanakan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku.
Baca juga:
Kejagung Temukan Dugaan Keterlibatan Prajurit TNI dalam Kasus MBG, DPR Beri Dukungan Penuh"Pengamanan tersebut dilakukan atas permintaan institusi kejaksaan dan telah dikoordinasikan sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku, sebagaimana Perpres Nomor 66 Tahun 2025 yang berkaitan dengan perlindungan kepada jaksa dalam melaksanakan tugasnya," kata Muhamad Nas dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Kamis (9/7/2026).
Nas juga menegaskan bahwa pengamanan terhadap rumah Febrie Adriansyah sama sekali tidak berkaitan dengan proses hukum yang sedang berjalan maupun isu yang melibatkan Kejaksaan Agung dan Polri.
Menurutnya, keberadaan personel TNI tidak akan mengganggu ataupun memengaruhi proses penyelidikan maupun penyidikan yang menjadi kewenangan Kepolisian.
"Adapun mengenai informasi adanya penggeledahan oleh Polri terhadap sejumlah lokasi, hal tersebut merupakan proses yang berbeda dan menjadi kewenangan Polri," ujarnya.
Sebelumnya, pada Rabu (8/7), rumah Jampidsus Febrie Adriansyah di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, terlihat dijaga puluhan personel TNI. Berdasarkan pantauan Antara, akses jalan di depan rumah ditutup menggunakan pembatas jalan, sementara sejumlah kendaraan minibus milik aparat tampak terparkir di sekitar lokasi.
Penjelasan dari Mabes TNI ini diharapkan dapat menjawab berbagai spekulasi yang berkembang di masyarakat mengenai alasan pengamanan tersebut.