Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung Anang Supriatna (tengah) memberikan keterangan pers di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa (23/6/2026). (ANTARA/Nadia Putri Rahmani)
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Kejaksaan Agung (Kejagung) menegaskan hingga kini belum menjadwalkan pemeriksaan terhadap mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik Sudaryati Deyang, yang baru-baru ini mengundurkan diri dari jabatannya.
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna, mengatakan belum ada agenda pemanggilan terhadap Nanik. Namun, peluang pemeriksaan tetap terbuka apabila penyidik membutuhkan keterangannya dalam proses penyidikan.
"Untuk saat ini belum ada jadwal pemanggilan," kata Anang saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (22/7/2026).
Menurut Anang, penyidik dapat memanggil siapa pun yang dinilai memiliki informasi penting untuk mengungkap dugaan tindak pidana korupsi dalam tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Badan Gizi Nasional periode 2025–2026.
"Ke depan tidak menutup kemungkinan sepanjang penyidik memerlukan keterangannya untuk pembuktian," ujarnya dikutip Antara.
Baca juga:
LPSK Tolak Permohonan Justice Collaborator Mantan Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya, Ini AlasannyaSebelumnya, Nanik Sudaryati Deyang mengumumkan pengunduran dirinya sebagai Kepala BGN dengan alasan kesehatan. Melalui akun media sosial pribadinya, ia mengungkapkan akan menjalani pengobatan penyakit jantung di luar negeri.
Nanik juga menyampaikan bahwa keputusan tersebut telah dikomunikasikan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto.
"Saya sampaikan ke Presiden juga dengan beribu maaf sepertinya saya harus mundur sebagai Kepala BGN demi kesehatan saya," ungkap Nanik.
Meski menerima pengunduran diri tersebut, menurut Nanik, Presiden Prabowo memintanya tetap berkontribusi dalam mengawal kinerja Badan Gizi Nasional.
Ia bahkan menyebut ada kemungkinan pemerintah membentuk Dewan Pengawas BGN dan Program Makan Bergizi Gratis, dengan dirinya dipertimbangkan sebagai ketua dewan pengawas.
Dalam pernyataannya, Nanik menegaskan komitmennya untuk terus mendukung berbagai program pemerintah, khususnya upaya Presiden Prabowo dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui Program Makan Bergizi Gratis dan kebijakan strategis lainnya.