Selasa, 27 Januari 2026

Macron Tegaskan Tetap Pimpin Prancis hingga Akhir Masa Jabatan


 Macron Tegaskan Tetap Pimpin Prancis hingga Akhir Masa Jabatan Presiden Prancis Emmanuel Macron. (Wikimedia Commons/IAEA Imagebank)

JAKARTA, ARAHKITA.COM — Di tengah dinamika politik yang kian bergejolak, Presiden Prancis Emmanuel Macron menegaskan komitmennya untuk tetap menjalankan tugas hingga akhir masa jabatan. Pernyataan itu disampaikan dalam pidato kenegaraan Tahun Baru yang disiarkan oleh BFMTV.

Macron menekankan bahwa dirinya akan bekerja sampai “detik terakhir” demi memenuhi amanat rakyat. Ia juga berjanji terus berupaya menjaga stabilitas nasional di tengah tekanan politik yang meningkat pasca pemilu parlemen sela 2024.

Dalam pidatonya, Macron menaruh perhatian khusus pada proses demokrasi ke depan. Ia memastikan bahwa pemilihan presiden pada 2027 akan berlangsung damai, adil, dan bebas dari campur tangan asing—sebuah pesan yang relevan di tengah kekhawatiran global soal intervensi eksternal dalam pemilu.

Sejak pemilu parlemen sela 2024, Prancis mengalami fase ketidakpastian politik yang ditandai dengan seringnya pergantian pemerintahan. Kondisi ini memicu desakan dari sejumlah kekuatan politik agar Macron mundur lebih cepat. Namun, presiden dua periode itu menegaskan tidak akan mengakhiri mandat sebelum waktunya dilansir Antara.

Pemilihan presiden Prancis dijadwalkan berlangsung pada April 2027. Sesuai konstitusi, Macron tidak dapat kembali mencalonkan diri. Meski demikian, ia menegaskan fokusnya adalah memastikan transisi kepemimpinan berjalan tertib dan demokratis, sekaligus menjaga kepercayaan publik hingga masa jabatannya berakhir.

Editor : Patricia Aurelia

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Internasional Terbaru