Jumat, 14 Agustus 2026

Pelaku Penembakan di Dekat Gedung Putih Tewas


 Pelaku Penembakan di Dekat Gedung Putih Tewas Beberapa kendaraan polisi dan personel keamanan bersenjata dikerahkan di dekat G

WASHINGTON, ARAHKITA.COM – Dinas Rahasia Amerika Serikat memastikan pelaku yang melakukan penembakan di dekat kompleks Gedung Putih, Washington DC, tewas setelah dilumpuhkan aparat keamanan pada Sabtu waktu setempat.

Dalam keterangan resminya, United States Secret Service menyebut insiden terjadi sekitar pukul 18.00 waktu setempat di kawasan 17th Street dan Pennsylvania Avenue NW, tepat di luar area Gedung Putih.

Menurut aparat, pelaku sempat mengeluarkan senjata api dari dalam tasnya dan mulai melepaskan tembakan ke arah sekitar lokasi.

“Polisi Dinas Rahasia membalas tembakan, sehingga mengenai si pelaku yang kemudian dievakuasi ke rumah sakit terdekat, di mana ia dinyatakan tewas,” demikian pernyataan resmi Secret Service.

Selain pelaku, seorang warga sipil yang berada di lokasi juga dilaporkan terkena tembakan. Namun hingga kini kondisi korban tersebut belum diumumkan secara rinci oleh pihak berwenang.

Secret Service memastikan tidak ada personel keamanan yang mengalami luka dalam peristiwa itu.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump dilaporkan berada di dalam Gedung Putih saat kejadian berlangsung. Meski demikian, pihak keamanan menegaskan tidak ada pihak yang dilindungi maupun aktivitas kepresidenan yang terdampak akibat insiden tersebut.

Media ABC News melaporkan bahwa Trump sedang berada di Ruang Oval bersama sejumlah staf dekatnya, termasuk Steven Cheung, Natalie Harp, dan Margo Martin ketika penembakan terjadi.

Sementara itu, Direktur FBI Kash Patel memastikan personelnya telah berada di lokasi untuk membantu proses investigasi bersama Secret Service dan Kepolisian Washington DC.

Gedung Putih sempat diberlakukan lockdown atau penguncian area keamanan sebelum akhirnya dicabut setelah situasi dinyatakan terkendali.

Hingga saat ini, aparat federal masih mendalami motif pelaku serta kronologi lengkap insiden penembakan tersebut.

 
 
 
 
Editor : Patricia Aurelia

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Internasional Terbaru