Loading
Bek sayap Parma Enrico Del Prato berusaha memenangkan bola pada pertandingan Liga Italia menghadapi Genoa di Stadion Ennio Tardini, Parma, Minggu (18/1/2026) waktu setempat. (x.com/ParmaCalcio_en)
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Parma harus menelan rasa kecewa meski tampil lebih agresif saat menjamu Genoa. Bermain di Stadion Ennio Tardini pada Minggu (18/1/2026) malam, Parma hanya mampu meraih satu poin setelah laga berakhir imbang 0-0.
Sepanjang pertandingan, Parma terlihat lebih dominan dalam membangun serangan. Tercatat mereka melepas 13 percobaan ke arah gawang, namun penyelesaian akhir yang kurang tajam membuat peluang-peluang itu tak berubah menjadi gol. Sementara Genoa bermain lebih hemat, dan hanya menciptakan dua peluang yang benar-benar mengarah ke gawang.
Hasil ini membuat Parma kembali berada di peringkat ke-12 klasemen sementara Liga Italia dengan 23 poin dari 21 laga. Genoa juga belum banyak bergerak, tertahan di posisi ke-16 dengan 20 poin.
Genoa sempat memberi ancaman lebih dulu lewat tembakan Lorenzo Colombo, namun kiper Parma Edoardo Corvi sigap membaca arah bola dan sukses melakukan penyelamatan.
Parma tak tinggal diam. Mereka membalas lewat tendangan Adrian Bernabe Garcia, tetapi peluang itu masih bisa dipatahkan kiper Genoa Nicola Leali dikutip Antara.
Menjelang turun minum, Genoa nyaris mencuri gol. Umpan silang Alessandro Marcandalli disambut sundulan Stefano Sabelli, namun bola hanya melintas tipis dan gagal mengubah skor.
Memasuki babak kedua, Parma makin menekan. Serangan datang silih berganti, tetapi tak ada yang benar-benar membuat pertahanan Genoa runtuh. Di sisi lain, Colombo kembali mendapatkan kesempatan untuk membawa tim tamu unggul, tetapi lagi-lagi Corvi tampil solid menutup ruang tembak.
Hingga peluit panjang dibunyikan, baik Parma maupun Genoa sama-sama tidak mampu mencetak gol. Skor 0-0 pun menjadi hasil akhir laga, dengan kedua tim harus puas berbagi poin.