Loading
Gubernur Nusa Tenggara Timur Viktor Bungtilu Laiskodat. (Media Indonesia)
KUPANG, ARAHKITA.COM - Gubernur Nusa Tenggara Timur Viktor Bungtilu Laiskodat mengatakan bahwa pemerintahannya bersama Pemerintah Timor Leste telah menjalin kerja sama perdagangan bebas di wilayah perbatasan.
"Kami telah merintis kerja sama dengan Timor Leste untuk memastikan terjalin hubungan dagang terutama perdagangan bebas di perbatasan," katanya di Kupang, Rabu (2/1/2019).
Menurutnya, kerja sama dagang ini akan memberikan manfaat ekonomi yang besar bagi kedua wilayah yang berbatasan darat secara langsung di Pulau Timor ini.
Dijelaskannya, upaya konsolidasi untuk mewujudkan kerja sama ini telah dilakukan melalui kunjungan perdana pada 10 Desember 2018 ke Distrik Oekusi, Timor Leste.
Selanjutnya, kehadiran Presiden Wilayah Otonomi Administrasi Khusus Oekusi, Mari Alkatiri, pada perayaan HUT ke-60 Provinsi NTT pada 20 Desember 2018 juga telah mempertegas hubungan kerja sama dimaksud.
Gubernur Viktor meyakini, dengan dukungan Pemerintah Pusat, NTT akan memainkan peranan strategis dan dinamis dalam jaringan perdagangan internasional di kawasan pasifik selatan.
Ia menambahkan, kerja sama dengan pihak Timor Leste tidak hanya dalam hubungan dagang namun juga dalam pembangunan infrastruktur.
Baca juga:
Frans Go Dorong Tim Relawan Bajaga Selenggarakan English Day di Perbatasan NTT-Timor LesteIa mengatakan, Pemerintah Oekusi telah menyampaikan proposal konkrit untuk kerja sama membangun sebuah jembatan di Citrana yang merupakan wilayah perbatasan negara di Kabupaten Timor Tengah Utara dengan Distrik Oekusi, yang akan diberi nama Jembatan Persahabatan.
"Kami sudah sampaikan akan membangun bersama nanti pada 2020, kalau 2019 belum ada uang, dan diupayakan jembatan yang bagus dan berkelas," katanya sebagaimana diberitakan Antara.