Loading
Arsip foto Presiden AS Donald Trump. (ANTARA/Anadolu/pri)
WASHINGTON, ARAHKITA.COM - Sebuah babak baru dalam hubungan dagang antara Amerika Serikat dan Venezuela tampaknya mulai terbuka. Mantan Presiden AS, Donald Trump, memberikan bocoran menarik mengenai komitmen Venezuela untuk menjadikan Amerika Serikat sebagai mitra bisnis prioritas mereka di masa depan.
Lewat unggahannya di platform Truth Social, Trump mengungkapkan bahwa Venezuela telah setuju untuk memprioritaskan pembelian produk-produk buatan Amerika Serikat. Langkah ini merupakan bagian dari "kesepakatan" terkait penjualan minyak dari negara Amerika Latin tersebut ke pasar internasional.
"Saya baru saja mendapat informasi bahwa Venezuela HANYA akan membeli produk buatan Amerika, dengan uang yang mereka terima dari kesepakatan minyak baru kami," tulis Trump dengan tegas.
Bukan Sekadar Transaksi Biasa Dana segar dari hasil penjualan minyak Venezuela rencananya tidak akan lari ke negara lain, melainkan kembali ke Amerika Serikat dalam bentuk belanja komoditas besar-besaran. Trump merinci beberapa sektor utama yang akan diuntungkan dari komitmen ini, antara lain:
Kemitraan yang Dianggap Bijaksana
Baca juga:
Delcy Rodríguez Bicara dengan Lula, Petro, dan Pedro Sánchez soal Serangan AS ke Venezuela"Dengan kata lain, Venezuela berkomitmen untuk berbisnis dengan Amerika Serikat sebagai mitra utama mereka," tambah Trump dilansir Antara. Ia menilai bahwa langkah ini adalah pilihan yang "bijaksana" dan akan membawa dampak positif yang nyata bagi warga kedua negara.
Bagi Amerika, ini berarti pembukaan lapangan kerja dan pasar ekspor yang luas. Sementara bagi Venezuela, kesepakatan ini menjadi peluang untuk memulihkan infrastruktur domestik mereka dengan dukungan teknologi dan produk berkualitas dari Negeri Paman Sam.