Kamis, 05 Februari 2026

Erdogan: Turkiye Siap Fasilitasi Dialog Iran dan Amerika Serikat


 Erdogan: Turkiye Siap Fasilitasi Dialog Iran dan Amerika Serikat Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. (ANTARA/Anadolu/py/pri.)

JAKARTA, ARAHKITA.COM — Turkiye menyatakan kesiapannya untuk menjadi mediator antara Iran dan Amerika Serikat di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah. Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Presiden Recep Tayyip Erdogan saat kunjungan resmi ke Arab Saudi, Selasa (3/2/2026)..

Erdogan menekankan bahwa Turkiye menolak konflik baru di wilayah tersebut dan mendorong penyelesaian masalah melalui dialog serta akal sehat.

“Kami sama sekali tidak menginginkan perang baru di kawasan ini dan mengadvokasi penyelesaian melalui akal sehat serta dialog,” ujar Erdogan, dikutip dari harian Turkiye, Sabah.

Presiden Turkiye juga menekankan perlunya koordinasi dan konsultasi yang berkelanjutan dengan negara-negara regional, termasuk Arab Saudi dan Pakistan, untuk mencegah eskalasi yang berpotensi memicu konflik lebih luas.

Pernyataan Erdogan muncul bersamaan dengan laporan dari Gedung Putih bahwa Komando Pusat AS menembak jatuh drone Iran yang diduga mengancam kapal perang Amerika.

Sebelumnya pada Januari, Presiden Donald Trump memperingatkan bahwa armada besar AS sedang bergerak menuju Iran. Trump menegaskan bahwa pihaknya berharap Teheran bersedia berunding dan menandatangani kesepakatan “adil dan setara” yang mencakup penghapusan total senjata nuklir.

“Jika tidak tercapai kesepakatan mengenai program nuklir Iran, serangan AS di masa depan akan jauh lebih buruk daripada sebelumnya,” kata Trump.

Langkah Turkiye sebagai mediator dipandang penting untuk menenangkan situasi, mengingat risiko eskalasi militer yang dapat berdampak luas bagi stabilitas kawasan Timur Tengah.

Editor : Patricia Aurelia

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Internasional Terbaru